Ekonomi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, sejak masa arab pra Islam, masyarakat arab sudah memiliki konsep dan system ekonomi, Sebagian konsep dan system ekonomi tersebut senafas dengan ajaran Islam yang kemudian ditumbuhkembangkan dalam kehidupan berekonomi masyarakat dan sebagian lain berseberangan dengan ajaran Islam yang kemudian ditolak dan dijauhkan dari kehidupan berekonomi mereka. Nabi Muhammad saw. Sebagai founder pemikiran ekonomi Islam menggelunturkan pemikiran-pemikiran ekonomi yang bersumber dari wahyu dalam bentuk ajaran dan kebijakan dalam kapasitas beliau sebagai Nabi dan Kepala Negara. Ajaran dan kebijakan ekonomi tersebut direkam dalam hadis-hadis yang menjadi sumber kedua ajaran Islam. Hadis-hadis Nabi yang berisikan ajaran dan kebijakan ekonomi tersebut diwarisi, dikaji dan dikembangkan lebih jauh oleh ulama-ulama dengan latar belakang keilmuan yang berbeda, mulai dari ahli fikih, sejarawan, filosof, sufi dan sebagainya, seperti Zaid bin Ali, Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii, Ahmad bin Hambal, Abu Yusuf, Muhammad Asy-Syaibani dan ulama-ulama lainnya. Pemikiran-pemikiran ekonomi mereka menurut Islahi turut serta berkontribusi dalam sejarah pertumbuhan dan perkembangan ekonomi barat yang luput dari catatan sejarah ekonomi mereka.
Ekonomi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia, sejak masa arab pra Islam, masyarakat arab sudah memiliki konsep dan system ekonomi, Sebagian konsep dan system ekonomi tersebut senafas dengan ajaran Islam yang ...