ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter religius sebagai jawaban atas tantangan moral generasi muda di era globalisasi. SMP Negeri 2 Kroya Kabupaten Indramayu menjadi salah satu sekolah yang mengimplementasikan program pembiasaan religius melalui kegiatan shalat dhuha dan membaca Al-Qur’an secara rutin. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter religius peserta didik yang tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian sosial, serta kesadaran spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana manajemen program pembiasaan shalat dhuha dan membaca Al-Qur’an dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kroya dalam perspektif fungsi-fungsi manajemen George R. Terry, yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta peserta didik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan secara sistematis dengan menetapkan tujuan, jadwal kegiatan, serta penyediaan fasilitas pendukung. Pengorganisasian melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa melalui pembagian tugas yang jelas serta koordinasi yang terstruktur. Pelaksanaan program berjalan rutin dengan keterlibatan aktif guru sebagai teladan dan motivator, serta siswa sebagai pelaksana kegiatan. Pengawasan dilakukan melalui supervisi langsung, pencatatan kehadiran, evaluasi berkala, dan tindak lanjut perbaikan. Program pembiasaan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius pada peserta didik, sehingga berkontribusi positif dalam pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter religius sebagai jawaban atas tantangan moral generasi muda di era globalisasi. SMP Negeri 2 Kroya Kabupaten Indramayu menjadi salah satu sekolah yang mengimplementasikan program pembiasaan religius melalui kegiatan shalat dhuha dan membaca Al-Qur’an secara rutin. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter religius peserta didik yang tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kepedulian sosial, serta kesadaran spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana manajemen program pembiasaan shalat dhuha dan membaca Al-Qur’an dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kroya dalam perspektif fungsi-fungsi manajemen George R. Terry, yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta peserta didik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan secara sistematis dengan menetapkan tujuan, jadwal kegiatan, serta penyediaan fasilitas pendukung. Pengorganisasian melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa melalui pembagian tugas yang jelas serta koordinasi yang terstruktur. Pelaksanaan program berjalan rutin dengan keterlibatan aktif guru sebagai teladan dan motivator, serta siswa sebagai pelaksana kegiatan. Pengawasan dilakukan melalui supervisi langsung, pencatatan kehadiran, evaluasi berkala, dan tindak lanjut perbaikan. Program pembiasaan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius pada peserta didik, sehingga berkontribusi positif dalam pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Lemahnya implementasi nilai-nilai berkarakter di lembaga-lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan ditambah berbaurnya arus globalisasi telah mengaburkan kaidah-kaidah moral budaya bangsa yang sesungguhnya bernilai tinggi. Akibatnya, perilaku-perilaku tidak normatif semakin jauh merasuk ke dalam dan berakibat merusak kehidupan berbangsa. Pendidikan karakter merupakan sebuah usaha untuk mendidik anak agar dapat menjadi warga Negara yang demokratis, berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab atas kesejahteraan bangsa, berakhlak mulia, memiliki moral demokratis, sebagaimana dicantumkan dalam, UU No 2 tahun 1989, UU No 20 tahun 2003, sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, berusaha memberikan gambaran secara sistematis tentang fakta-fakta aktual dan sifat populasi tertentu. Dalam penelitian ini penulis menggambarkan dan menjelaskan mengenai Pembentukan Karakter Islami Melalui Metode Pembiasaan Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Tihamah Watubelah Sumber Kabupaten Cirebon. SDIT Tihamah merupakan sekolah yang menerapkan Fullday school dan include dengan DTA, yang mana kegiatan dimulai dari jam 06:55 sampai dengan jam 16:00 dengan menggunakan kurikulum yang berlandas pada Diknas dan Depag. Pendidikan karakter bukan semata-mata soal pengetahuan belaka, namun terlebih soal kepribadian dan perilaku siswa sehari-hari. Pembentukan karakter merupakan tugas bersama antara orang tua, sekolah dan masyarakat atau lingkungan sekitar. Pembentukan karakter tidak hanya lewat ceramah dan nasihat saja, akan tetapi harus dengan teladan yang konkret dan dibiasakan dari awal. Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak,sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk menunjang pembentukan karakter. SDIT Tihamah menyadari tentang hal itu. Maka dari itu SDIT Tihamah membiasakan anak melakukan kegiatan yang baik sehingga nantinya anak akan memiliki karakter yang baik sesuai dengan ajaran Islam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KHURUL IEN, NIM: 2016.3.4.1.00301, berjudul IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN SEHARI-HARI DI SD ISLAM TERPADU AL RAHMAH GEBANG KABUPATEN CIREBON SD Islam Terpadu Al Rahmah merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan mlakukan melaksanakan pendidikan karakter melalui pembiasaan sehari-hari. Para peserta didik di SD Islam Terpadu terlihat sangat santun dslsm berbagai hal dan sopan. Fokus penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui pembiasaan sehari-hari di SD Islam Terpadu Al Rahmah yaitu: Muroja’ah yaumiyyah sebelum memulai KBM, mengaji, kegiatan literasi sebelum KBM, membaca Asmaul Husna, Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar, kemudian bersalam-salaman dengan guru. Adapun dikelasnya sendiri masing-masing sebelum KBM yaitu hafalan surat-surat pendek dan ubudiyah (bacaan sholat beserta artinya). Mendiskripsikan bagaimana implementasi pendidikan karakter dalam pembiasaan sehari-hari, faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat implementasi pendidikan karakter, serta solusi dalam mengatasi hambatan pada implementasi pendidikan karakter dalam pembiasaan sehari-hari di SD Islam Terpadu Al Rahmah. Untuk mencapai tujuan dari penelitian di atas, menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian dilakukan di SD Islam Terpadu Al Rahmah, dengan subyek penelitian adalah seluruh siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi atau pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analsisis data dilakukan dengan memberikan penjelasan terhadap data yang telah dikumpulkan. Pemeriksaan data dilakukan dengan melakukan triangulasi atau membandingkan data dari berbagai sumber dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh tiga simpulan. Pertama implementasi pendidikan karakter melalui pembiasaan sehari-hari yang diterapkan di SD Islam Terpadu Al Rahmah telah ditetapkan sejak awal berdirinya sekolah, namun sejak tahun 2017 ada perubahan mengenai pembiasaan sehari-hari guna mendorong peserta didik agar lebih mengutamakan sikap yang baik dan memiliki perilaku sopan dan santun. Kedua, mengenai faktor pendorong dan penghambat yang akan menjadikan proses dalam menerapkan karakter itu sendiri dan yang ketiga adalah solusi dari permasalahan yang dihadapi sebab untuk menerapkan pendidikan karakter butuh proses waktu yang tidak sedikit, selain itu membutuhkan kerjasama antara kepala sekolah, guru-guru, peserta didik juga orangtua peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ENDANG MARYANA, NIM 2018.4.6.1.01025 yang berjudul IMPLEMENTASI PEMBIASAAN TOILET TRAINING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PEMENUHAN KEBERSIHAN DIRI ANAK-ANAK PAUD GOLDEN BEE WANAKAYA GUNUNG JATI CIREBON Pembiasaan toilet training amatlah penting untuk diterapkan pada anak-anak, guna meningkatkan kemandiriannya dalam banyak hal, terutama pada aspek kebersihan yang seharusnya sudah ditanamkan sejak dini. Hal ini mengingat kemandirian sangat berpengaruh pada perkembangan kepribadian dan mental anak secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan kemandirian pemenuhan kebersihan diri Buang Air Kecil dan Buang Air Besar (BAK dan BAB) anak-anak Paud Golden Bee sebelum pembiasaan toilet training, 2) mendeskripsikan implementasi pembiasaan toilet training dalam meningkatkan perilaku kemandirian pemenuhan kebersihan diri Buang Air Kecil dan Buang Air Besar (BAK dan BAB) anak-anak Paud Golden Bee, dan 3) mendeskipsikan signifikansi peningkatan kemandirian dalam pemenuhan kebersihan diri Buang Air Kecil dan Buang Air Besar (BAK dan BAB) pada anak-anak Paud Golden Bee setelah dilakukan pembiasaan toilet training. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc.Taggart dengan mengambil fokus pada anak-anak PAUD Golden Bee Wanakaya Gunung Jati Cirebon. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung dan didokumentasikan untuk mendapatkan data yang diperlukan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Analisis melalui tahap reduksi data, display data, verifikasi dan kesimpulan serta analisis presentase untuk data kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah melaksanakan rencana kegiatan pembiasaan toilet training yang diimplementasikan pada anak-anak PAUD Golen Bee Wanakaya Gunung Jati Cirebon. Dari jumlah 12 orang anak diperoleh hasil data pra siklus dengan jumlah skor 65, rata-rata 5,41 dan presentase 33,85% interpretasi rendah, pada siklus I skor meningkat menjadi 78 dan nilai rata-rata 6,5 presentase 40,625 %, interpretasi cukup, dan pada siklus II skor meningkat lagi menjadi 117 nilai rata-rata 9,75 dengan presentase kenaikan hingga 20% menjadi 60,93%. Kesimpulan bahwa pembiasaan toilet training yang diimplementasikan pada anak-anak dapat meningkatkan kemandirian pemenuhan kebersihan diri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari adanya program pembiasaan keagamaan di Madrasah Aliyah manba'ul Huda, yang dipandang memberikan pengaruh besar terhadap tingkat motivasi dan hasil belajar siswa berupa pembentukan akhlak yang baik terhadap sesama teman. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut sekaligus melihat pengaruhnya terhadap pembentukan akhlak terpuji mereka terhadap sesama teman. Program pembiasaan keagamaan seperti pembacaan asmma'ul husna, pembiasaan sholat dluha, sholat dzuhur berjaaah, tahlilan di makbaroh pendiri yayasan, istigasah yang dilaksanakan di luar jam secara berjamaah, bisa menjadi alternative / pendekatan dalam pembentukan akhlak terpuji terhadap sesama seperti membangun kebersamaan, toleransi, dan tolong menolong. Oleh karena itu peningkatan motivasi belajar kepada siswa sangat perlu untuk ditekankan. Dengan meningkatkan motivasi belajar pada diri siswa akan berdampak pada aktifitas belajar siswa yang tinggi sehingga memperoleh perubahan dalam tingkah lakunya dari proses belajarnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nur Euis Istiqomah. NIM. 2023.8.1.8.0532. “Manajemen Program Pembiasaan. untuk Penguatan Budaya Religius.di SMP Nurul Halim Widasari Indramayu”.
Dewasa ini, terjadi fenomena menurunnya kualitas moral yang dimiliki oleh pelajar, ditandai dengan beberapa fenomena yang sangat bertentangan dengan keagamaan dan karakter bangsa, salah satunya adalah bullying. Hal ini melatarbelakangi program pembiasaan. Di SMP Nurul Halim Widasari Kabupaten Indramayu, memiliki program pembiasaan yang diterapkan dan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan budaya sekolah berbasis religus. Penelitian yang dilakukan, bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan manajemen program pembiasaan dapat meningkatkan budaya religius itu dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, merupakan studi kasus, sumber data purposive sampling meliputi kepala SMP, Wakil Kepala Sekolah, guru dan tenaga kependidikan SMP Nurul Halim Widasari. Sedangkan pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan waktu. Perencanaan diawali dengan rapat kerja awal dan penyusunan program dengan mengacu pada visi, misi dan tujuan sekolah, merencanakan program pembiasaan yang akan dilakukan, merencanakan sarana dan prasarana yang perlukan berikut merencanakan pembiayaan, serta merencanakan sumber daya manusia yang akan dilibatkan. Pengorganisasian program pembiasaan meliputi pembentukan struktur, pembagian tugas pokok dan fungsi, penetapan metode dan waktu pelaksanaan. Pelaksanaan program pembiasaan, dimana kepala sekolah berperan sebagai pemimpin, teladan, motivator dan mengarahkan guru, siswa, dan tenaga kependidikan untuk menjalankan program dengan penuh kesadaran. Monitoring dan pengawasan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan terhadap seluruh aspek program pembiasaan yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembiasaan dapat meningkatkan budaya sekolah berbasis religius. Keberhasilan program pembiasaan ini ditandai dengan adanya perubahan perilaku siswa dan dampak positif baik pada akademik dan non akademik pada siswa.
Kata Kunci : Manajemen, pembiasaan, budaya, religius
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini membahas tentang pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan kualitas pendidikan agama islam yang sebelumnya diketahui bahwa Berkurangnya kecintaan terhadap Al-Quran dan kemampuan membaca Al-Quran siswa disebabkan karena tidak dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. SMP Negeri 1 Gebang merupakan lembaga pendidikan sekolah menengah pertama negeri. Dimana lembaga mengharapkan siswanya dapat mampu membaca al-qur’an khususnya Juz Amma.oleh karna itu SMP N 1 Gebang melaksanakan program pembiasaan yang dibimbing oleh semua guru melalui penerapan pembiasaan membaca Juz Amma sebelum kegiatan belajar mengajar selama 5-10menit setiap hari pada jam pertama, dimulai dari pukul 07.00-07:10 Wib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan kualitas pendidikan agama islam Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan metode analisis deskriptif. Pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan pendidikan agama islam di SMP N 1 Gebang ini dilakukan setiap hari di jam ke-0 yang dibimbing oleh guru yang masuk pada jam pertama, yang bertujuan supaya siswa terbiasa dalam membaca ayat-ayat Al qur’an khususnya juz amma. Adapun tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil penelitan menunjukan bahwa proses implementasi pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM diwajibkan oleh pihak sekolah berdasarkan intruksi kebijakan dari dinas, proses pembiasaan membaca juz amma dibimbing oleh guru mapel pertama di jam ke-0 untuk hari senin,selasa,rabu,kamis dan sabtu yang dilaksanakan dikelas masing-masing sedangkan di hari jum’at dilaksanakan dilapangan dimana seluruh siswa dikumpulkan untuk membaca juz amma yang kemudian bergantian dengan surah yasin setiap minggunya di bimbing oleh guru PAI dan dipantau oleh semua guru serta kepala sekolah Saran peneliti untuk SMP N 1 Gebang agar sekiranya program pembiasaan membaca juz amma bisa lebih baik ke depannya dan koordinasi antar guru beserta kepala sekolah dalam mengembangkan kualitas Pendidikan Agama Islam melalui pembiasaan ini agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mustafid Rahman. NIM. 2019.8.1.4.0190 “Manajemen Program Pembiasaan Keagamaan dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik SD Negeri 1 Hulubanteng Pabuaran” Karakter manusia bisa baik dan bisa juga sebaliknya, jahat. Perubahan ini tergantung bagimana proses interaksi antara potensi dan sifat alami yang dimiliki manusia dengan kondisi lingkungan sosial budaya, pendidikan dan lingkungan. Masalah karakter merupakan salah satu problema yang selalu menjadi perhatian setiap bangsa. Sekarang ini banyak terjadi krisis yang nyata dan mengkhawatirkan yang melibatkan anak-anak. Krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan seks bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi dan lain sebagainya. Pembiasaan dapat sengaja dibentuk dan di rencanakan untuk mendapatkan pembiasaan yang baik dan efektif. Karena tidak semua kebiasaan manusia itu baik, ada juga kebiasaan yang buruk. Maka dari itu perlu adanya suatu pembiasaan sehingga suatu kebiasaan dan karakter seseorang dapat terbentuk dengan baik dan bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji program pembiasaan keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di SD Negeri 1 Hulubanteng Pabuaran pada aspek manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan sumber data dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pembiasaan keagamaan di SD Negeri 1 Hulubanteng sebagai sarana dalam membentuk karakter religius peserta didik. Adapun pihak-pihak yang dimaksud adalah Kepala Sekolah, Guru PAI, Guru Kelas. Penelitian dengan desain studi kasus ini bersifat eksploratif. Oleh karena itu, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan uji kredibilitas, uji dependabilitas dan uji transferabilitas. Manajeman program pembiasaan keagamaan di SD Negeri 1 Hulubanteng meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa manajemen program pembiasaan keagamaan di SD Negeri 1 Hulubanteng Pabuaran berkontribusi dalam membentuk karakter religius peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Edwan Septiawan Permana, NIM 2021.8.1.6.0191 “Manajemen Program Pembiasaan Tema Hari Untuk Mengembangkan Karakter Disiplin Di Smk Karya Nasional Kabupaten Kuningan”. Pembiasaan merupakan salah satu metode pendidikan Islam yang sangat penting bagi anak, karena dengan pembiasaan inilah akhirnya suatu aktifitas akan menjadi milik anak di kemudian hari. Pembiasaan yang baik akan membentuk sosok manusia yang berkepribadian baik, begitu pula sebaliknya pembiasaan yang buruk akan membentuk sosok manusia yang berkepribadian buruk. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis program pembiasaan Tema Hari Untuk Mengembangkan Karakter Disiplin Di Smk Karya Nasional Kabupaten Kuningan. Metode penleitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model interaktif dengan tahapan pengumpulan, reduksi, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program pembiasaan tema hari yang meliputi aspek perencanaan dengan maksud mengembangkan karakter disiplin siswa, pengorganisasian dengan dibentuk bagian khusus tema hari, pergerakan program ini wajib di lingkungan sekolah, adanya pemotivasian yaitu dengan diberikan hukuman bagi yang melanggar dan penghargaan pada akhir tahun ajaran bagi yang terpilih menjadi terbaik di bidang Tema ini. dan penilaian dilakukan secara lisan dan tertulis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan Literasi Digital menjadi penting dalam era Teknologi Informasi dan komunikasi saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Managemen Program Literasi Digital dalam mengembangkan kompetensi lulusan peserta didik di MTs Daarul Uluum PUI Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilakukan di MTs Daarul Uluum PUI Kabupaten Majalengka. Informan penelitian meliputi Kepala Madrasah, Ketua Cluster Literasi Digital, dan Guru Literasi Digital. Penelitian dilaksanakan mulai dari tanggal 2 Mei 2022 hingga 28 Maret 2023. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Temuan penelitian ini mengungkap beberapa hal. Pertama, Program Literasi Digital dikembangkan oleh Ketua Cluster Literasi Digital dengan persetujuan Kepala Madrasah dan didorong oleh Ketua Badan Penyelenggara. Program ini telah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran di sekolah. Kedua, mata pelajaran Literasi Digital telah diimplementasikan satu kali dalam seminggu dengan fokus pada empat pilar literasi digital, yaitu etika digital, budaya digital, keamanan digital, dan keterampilan digital. Ketiga, pembelajaran Literasi Digital memiliki dampak positif terhadap mata pelajaran lainnya karena dikolaborasikan dengan pendekatan Project Based Learning (PJBL) dalam semua mata pelajaran di sekolah. Hal ini mendorong peserta didik untuk terus mendalami literasi digital. Dari hasil penelitian juga terlihat bahwa peserta didik berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembelajaran literasi digital di MTs Daarul Uluum PUI Kabupaten Majalengka.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembiasaan merupakan salah satu metode pendidikan Islam yang sangat penting bagi anak, karena dengan pembiasaan inilah akhirnya suatu aktifitas akan menjadi milik anak di kemudian hari. Pembiasaan yang baik akan membentuk sosok manusia yang berkepribadian baik, begitu pula sebaliknya pembiasaan yang buruk akan membentuk sosok manusia yang berkepribadian buruk. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis program pembiasaan berbahasa inggris untuk meningkatkan kemampuan komunikatif MI Lazuardi Al-Hikmah Cirebon. Metode penleitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model interaktif dengan tahapan pengumpulan, reduksi, display data, dan verifikasi.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program pembiasaan yang meliputi aspek perencanaan dengan maksud meningkatkan kemampuan komunikatif siswa, pengorganisasian dengan dibentuk bagian khusus bahasa, pelaksanaan program ini wajib di lingkungan sekolah, adanya pemotivasian yaitu dengan diberikan hukuman bagi yang melanggar dan penghargaan pada akhir tahun ajaran bagi yang terpilih menjadi terbaik di bidang bahasa ini. dan penilaian dilakukan secara lisan dan tertulis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIASAAN TADARUS DALAM PEMBINAAN CINTA AL QURAN DI SMK AL BIRUNI BABAKAN CIWARINGIN CIREBON
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Abdurokhim NIM. 2020.8.1.5.0119 “ Manajemen Pembiasaan Keagamaan Dalam Membina Karakter Religi Di SMP Nurul Halim Widasari Indramayu” Dewasa ini, Perubahan zaman semakin cepat, teknologi terus merambak, informasi dan komunikasi terus merajalela tanpa perlu bertatap muka. Dengan perubahan zaman maka berubah pula tantangan yang akan dihadapi. Semakin modern zaman, maka semakin berat tantangan, yang paling menonjol adalah tantangan yang mengancam moral dan prilaku, jika rendahnya benteng keimanan yang dimilikinya. Apalagi keimanan yang di bentuk oleh pendidikan agama masih menyimpan permasalahan yaitu minimnya porsi pendidikan agama di sekolah yang hanya Tiga jam pelajaran dalam sepekan, kemudian ditambah kurikulum pendidikan agama di sekolah yang belum mengintegrasikan pendidikan karakter dan kecerdasan akal. Penelitian ini dilakukan di SMP Nurul Halim Widasari Kabupaten Indramayu, dengan menggunakan metode pendekatan Kualiatif dan Diskriftif dan sumber data purposive dan snowball sampling meliputi kepala Sekolah, Waka Bidang kesiswaan, dan waka Bidang kurikulum. Instrumen penelitiannya peneliti dengan pengumpulan data berdasarkan caranya yaitu in depth interview, observasi, dan studi dokumentasi dan teriangualsi data. Adapun analisis data dilakukan dengan collecting, reduction dan conclusion. Keabsahan data dilakukan meliputi uji kredibilitas, transferabilitas, konfirmabilitas, depenabilitas. Manajemen Pembiasaan Keagamaan Dalam Membina Karakter Religi Di SMP Nurul Halim Widasari Indramayu, dilakukan dengan perencanaan, pengeorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Perencanaan diawali dengan melakukan analisis, metode penerapan, Menyiapkan SDM, dan menyiapkan prasarana serta perlengkapan yang dibutuhkan . Pengorganisasian pembentukan organisasi dan strategi Kepala Sekolah untuk menyatukan tujuan. Pelaksanaan program Kegiatan Pembiasaan,Pengaruh Pembiasaan terhadap Siswa, Pengaruh Pembiasaan Terhadap Masyarakat dan Dampak psitif bagi sekolah . Pengawasan dilakukan oleh ketua yayasan dan kepala sekolah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Pembiasaan Keagamaan yang dilakukan oleh SMP Nurul Halim Widasari Indramayu, mampu menumbuhkan karakter dan meningkatkan sepiritul Religi, sekaligus berdampak baik terhadap lingkungan dan masyarakat yaitu dengan meningkatnya nilai kepercayaan terhadap Sekolah, sehingga setiap tahunya Sekolah mengalami peningkatan signifikan dalam segi penerimaan siswa baru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembiasaan kegiatan keagamaan dapat menjadi pagar dalam menanggulangi arus zaman yang negatif, Pembiasaan adalah sebuah cara yang dapat dilakukan untuk membiasakan anak didik berfikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan tuntutan ajaran agama Islam Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tentang : 1) Perencanaan, 2) Pengorganisasian 3) Pelaksanaan , dan 4) Pengawasan Program pembiasaan keagamaan dalam mengembangkan motivasi ibadah siswa di SMP IT Nuruusshidiq Cirebon ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara yang mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara keikutsertaan peneliti, teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori dan metode; dan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Perencanaan, Program pembiasaan keagamaan dalam mengembangkan motivasi ibadah siswa di SMP IT Nuruusshidiq Cirebon melakukan pengelolaan manajemen perencanaan yang matang yaitu tahap persiapan yang terdiri dari, perumusan tujuan, penentuan strategi, penentuan program dan penentuan anggaran, 2) Pengorganisasian Program pembiasaan keagamaan dalam mengembangkan motivasi ibadah siswa di SMP IT Nuruusshidiq menjalankan roda kepengurusannya menjalin kordinasi yang baik dengan pihak-pihak terkait, 3) Pelaksanaan, Program pembiasaan keagamaan dalam mengembangkan motivasi ibadah siswa di SMP IT Nuurusshidiq yaitu: (1) pelaksanaan baca tulis al-Qur’an, (2) Tahfidz, (3) Shalat dhuha, (4) Shalat dzuhur dan Ashar berjamaah, (5) Tadarus Al-Qur’an, (6) Pembacaan Asmaul Husna. Pengawasan atau evaluasi kegiatan program keagamaan yang telah dilaksanakan mempunyai dampak dalam mengembangkan motivasi ibadah siswa serta pengaruh lain dalam bidang akademik maupun non akademik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Fenty Siregar. NIM. 2019.8.1.4.0079 “Manajemen Program Pembiasaan Bahasa Inggris dalam Menstimulasi Minat Komunikasi Anak di TK Kinderfield Kota Cirebon” Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan Program Pembiasaan Bahasa Inggris di TK Kinderfield. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang ditujukan untuk mendeskripsikan proses manajemen program pembiasaan bahasa inggris untuk menstimulasi minat komunikasi anak di TK Kinderfield. Waktu penelitian selama 6 bulan dimulai dari bulan Juli- Oktober 2021, tempat penelitian TK Kinderfield Cirebon. Data pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data secara induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada empat langkah yang dilakukan dalam manajemen program pembiasaan bahasa inggris untuk menstimulasi minat komunikasi anak di TK Kinderfield Cirebon Pertama, merencanaan program pembiasaan. Kedua, mengorganisasikan program pembiasaan. Ketiga, melaksanakan program pembiasaan. Keempat, mengawasi program pembiasaan. Pada dasarnya manajemen program pembiasaan bahasa inggris ini ditujukan untuk menstimulasi minat komunikai anak. Dengan keterampilan bahasa inggris tersebut anak akan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi mengguanakan bahasa inggris di era globalisasi abad 21.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK AHYA ULUMUDDINI. NIM. 2014.3.2.00326 IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PADA ANAK KELOMPOK B DI TK NEGERI LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON Skripsi ini membahas tentang kegiatan pembiasaan yang dilakukan sehari-hari di TK negeri Lemahabang Kabupaten Cirebon Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode pembiasaan mendasarkan pada asumsi bahwa anak dapat melakukan sesuatu karena terbiasa melakukannya. Karakter anak akan terbentuk dari pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan. Pembiasaan merupakan cara yang baik yang dapat merangsang perkembangan anak agar membentuk suatu karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembiasaan serta untuk mengetahui hasil beserta faktor pendukung dan penghambat dari proses pembiasaan di TK Negeri Lemahabang Kabupaten Cirebon Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode triangulasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi participant, wawancara mendalam, studi dokumentasi untuk mendapatkan data tentang pelaksanaan metode pembiasaan dengan mengambil sampel siswa kelompok B2. Hasil dari penelitian pelaksanaan metode pembiasaan di TK Negeri sudah berjalan dengan efektif. Kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang dapat membangun karakter anak. Terbukti dari perkembangan nilai-nilai karakter anak rata-rata sudah pada tahap berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Didalamnya juga terdapat faktor pendukung yaitu dari warga sekolah, orang tua, dan mood anak dan faktor penghambat yaitu dari waktu yang kadang molor dan mood anak yang kurang baik. Pelaksanaan metode pembiasaan berjalan dengan sesuai dan efektif, dari kegiatan penyabutan sampai dengan kegiatan penjemputan. Hasil proses pembiasaan dilihat dari keikutsertaan anak serta sikap atau karakter anak dalam melakukan kegiatan-kegiatan setiap harinya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN KEAGAMAAN DI SD SAINS ISLAM AL-FARABI SUMBER KABUPATEN CIREBON
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Siswa yang memasuki usia remaja akan mengalami peningkatan reaktivitas emosional sehingga tidak jarang menimbulkan pelanggaran terhadap norma-norma agama dan sosial. Maka dari itu perlu adanya keseimbangan antara IQ, EQ, SQ dijaman serba modern orang tua dan pendidik juga harus mengedepankan Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) siswa dalam membentuk pribadi siswa yang unggul. Islam memiliki cara tersendiri dalam menanggulanginya salah satunya adalah dengan pembiasaan membaca Al-Qur’an. Dengan Membaca Al-Qur’an terus-menerus setiap hari akan menimbulkan kecintaan kita kepada sang ilahi dan akan mendorong perilaku siswa dalam kebaikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses pelaksanaan pembiasaan membaca Al-Qur’an siswa di SMK Islamic Centre Cirebon. Untuk mengetahui kecerdasan emosional siswa di SMK Islamic Centre Cirebon. Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pembiasaan membaca Al-Qur’an terhadap kecerdasan emosional siswa di SMK Islamic Centre Cirebon. Metode yang digunakan melalui pendekatan kuantitatif dengan software SPSS versi 21. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dan metode angket. Sampel yang diambil adalah 75 siswa. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai hasil uji korelasi PPM nilai r_(xy=) 0,33 tergolong rendah, Selanjutnya hasil uji hipotesis yaitu nilai t_hitung (3,132) > 〖 t〗_tabel (1,666), maka tolak tolak H_O, terima H_a yang artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari pembiasaan membaca Al-Qur’an terhadap kecerdasan emosional siswa SMK Islamic Centre Cirebon. Dalam pelaksanaan pembiasaan membaca Al-Qur’an hendaknya memperoleh perhatian dari semua guru baik guru kelas atau guru piket. Sehingga tidak ada alasan murid main handphone, murid bercanda, murid masih piket ketika pembacaan Al-Qur’an di mulai.