Abstrak
Skripsi ini membahas tentang pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan kualitas pendidikan agama islam yang sebelumnya diketahui bahwa Berkurangnya kecintaan terhadap Al-Quran dan kemampuan membaca Al-Quran siswa disebabkan karena tidak dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. SMP Negeri 1 Gebang merupakan lembaga pendidikan sekolah menengah pertama negeri. Dimana lembaga mengharapkan siswanya dapat mampu membaca al-qur’an khususnya Juz Amma.oleh karna itu SMP N 1 Gebang melaksanakan program pembiasaan yang dibimbing oleh semua guru melalui penerapan pembiasaan membaca Juz Amma sebelum kegiatan belajar mengajar selama 5-10menit setiap hari pada jam pertama, dimulai dari pukul 07.00-07:10 Wib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan kualitas pendidikan agama islam Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan metode analisis deskriptif. Pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM dalam peningkatan pendidikan agama islam di SMP N 1 Gebang ini dilakukan setiap hari di jam ke-0 yang dibimbing oleh guru yang masuk pada jam pertama, yang bertujuan supaya siswa terbiasa dalam membaca ayat-ayat Al qur’an khususnya juz amma. Adapun tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara. Hasil penelitan menunjukan bahwa proses implementasi pembiasaan membaca juz amma sebelum KBM diwajibkan oleh pihak sekolah berdasarkan intruksi kebijakan dari dinas, proses pembiasaan membaca juz amma dibimbing oleh guru mapel pertama di jam ke-0 untuk hari senin,selasa,rabu,kamis dan sabtu yang dilaksanakan dikelas masing-masing sedangkan di hari jum’at dilaksanakan dilapangan dimana seluruh siswa dikumpulkan untuk membaca juz amma yang kemudian bergantian dengan surah yasin setiap minggunya di bimbing oleh guru PAI dan dipantau oleh semua guru serta kepala sekolah Saran peneliti untuk SMP N 1 Gebang agar sekiranya program pembiasaan membaca juz amma bisa lebih baik ke depannya dan koordinasi antar guru beserta kepala sekolah dalam mengembangkan kualitas Pendidikan Agama Islam melalui pembiasaan ini agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.