BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini ingin menjabarkan bahwa FIQH MINORITAS (fiqh al-aqalliyât) sebenarnya bukanlah suatu bentuk fiqh yang seratus persen baru dan terpisah dari fiqh tradisional. Fiqh minoritas hanyalah salah satu cabang dari disiplin ilmu fiqh yang luas dalam Islam (fiqh makro). Ia merujuk pada sumber yang sama, yaitu al-Qur'ân, sunnah, ijmâ', dan qiyâs. Ia juga menggunakan metodologi ushûl fiqh yang sama dengan fiqh lainnya. Karena itulah, fiqh minoritas ini tidak perlu ditakuti atau dicurigai. Kalau dalam fiqh pada umumnya, produk hukum didasarkan pada hujjiyah al-nash (otoritas nash), maka produk hukum dalam fiqh al-aqalliyât didasarkan pada hujjiyah al-maqâshid (kekuatan nilai-nilai tujuan syara'), yaitu untuk mendapatkan kemaslahatan dan menghilangkan kemadharatan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Cultural history of Balinese dances.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Transfer dana merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat terutama nasabah bank. Seiring dengan perkembangan teknologi yang mempercepat dan mempermudah transfer dana. Proses transfer dana dilakukan melalui cara Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real Time Gross Settlement (RTGS). Yang memudahkan nasabah melakukan kegiatan transfer dana. Kegiatan ini bukan tanpa risiko karena oknum tertentu berkolaborasi dengan internal bank dapat dan telah menyalahgunakan fasilitas yang tersedia. Penyalahgunaan tersebut berujung pada terjadinya tindak pidana yang merugikan nasabah secara finansial. Buku ini memaparkan aspek transfer dana, contoh dan analisis kasus sampai dengan penanggulangan serta bagaimana merespons kejahatan dengan segera. Karya tulis ini cocok dipelajari oleh para praktisi, akademisi, pelaku bisnis, penegak hukum dan masyarakat khususnya nasabah suatu bank untuk semakin memahami perihal transfer dana.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Berbicara pangan, harus holistik, mencakup daratan dan lautan yang membentang luas. Semua pelaku (petani, peternak, nelayan, pekebun, pelaku bisnis, akademisi, pelaku pelayanan, pelaku keamanan, badan usaha dan komunitas-komunitas, termasuk seniman, desainer dan arsitek), agrokompleks (pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan kehutanan), kesisteman agribisnis (usahatani, penyediaan input, pendistribusian, pengolahan atau peningkatan nilai tambah, pemasaran dan kelembagaan); berbicara pangan, bukan hanya berbicara ketahanan pangan, tetapi kedaulatan pangan. Penebar Swadaya
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Thoughts of Fritjof Capra on philosophy of science and its implementation in leadership in Indonesia; result of series of meetings.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 1985, sepertiga dari populasi dunia hidup di bawah sistem pemerintahan Marxis-Leninis dalam satu atau lain bentuk. Namun, ada perdebatan signifikan di antara para ideolog komunis dan Marxis mengenai apakah sebagian besar negara ini dapat dianggap Marxis secara bermakna karena banyak komponen dasar dari sistem Marxis diubah dan direvisi oleh negara-negara tersebut. Kegagalan pemerintah-pemerintah ini untuk memenuhi cita-cita masyarakat komunis serta kecenderungan umum mereka menuju peningkatan otoritarianisme telah dikaitkan dengan penurunan komunisme di akhir abad ke-20. Isi: Sejarah komunisme, komunisme pra-Marxis, komunisme primitif, komunisme religius, Karl Marx, Revolusi Rusia.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Sejarah baru umat manusia sedang berlangsung, akhir dari budaya Homo sapiens telah tiba, dan era baru muncul dengan segala tantangannya. Kita mungkin tidak menyukainya, namun perubahan akan terus bergulir dan kita tidak bisa hanya diam menunggu. Kita sedang dan harus melalui transisi semacam itu—bergerak ke tantangan dan tekanan yang tak diketahui. Bagaimana umat manusia menghadapi tahap baru itu? Dengan kemampuannya beradaptasi, anggota Homo sapiens berkembang menjadi spesies baru yang lebih kreatif dan inovatif—itulah Homo deva. Era Homo deva akan membawa kita melintasi ambang evolusi utama, ketika orang belajar mengekspresikan integrasi antara kecerdasan dan intuisi yang lebih tinggi. Homo deva akan menjadi inovator umat manusia. Melalui buku ini, Mary Belknap menggambarkan evolusi yang muncul melalui tiga fase transisi alami menuju era kemanusiaan baru—intuisi, inovasi, dan identitas. Ia juga menjelaskan secara ilmiah langkah-langkah alami, yang dapat diamati dalam dua puluh tahun belakangan ini; termasuk peta visual agenda umat manusia menghadapi masa depan. Dengan paparan memukau dan argumen menggugah, ia merangsang dialog lebih dalam antara tradisi sains dan agama
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Naskah buku ini berasal dari hasil penelitian intelijen Tim Peneliti Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang berjudul “Tantangan Intelijen di Papua: Menghadapi Evolusi Gerakan Papua Merdeka”. Riset ini bertujuan untuk dapat mengurai permasalahan yang terjadi di Papua. Riset ini merupakan salah satu kontribusi STIN dalam bentuk intelligent estimates atau perkiraan intelijen dengan format akademis yang diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi aktor intelijen dan bahan referensi Pemerintah dalam mengatasi permasalahan di Papua. Riset intelijen ini disusun pada tahun 2017 di bawah naungan STIN, adanya dinamika di Papua menjadi latar belakang perlunya dilakukan riset intelijen di Papua yang dilaksanakan selama tiga bulan (Oktober-Desember 2017), dengan tahapan meliputi brainstorming permasalahan, rapat koordinasi internal dan eksternal, studi kepustakaan, focus group discussion terbatas, observasi lapangan, wawancara, pengolahan data serta analisa intelijen.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
[Edisi Kedua] Waralaba, sebagaimana yang akan dibahas dalam buku ini, adalah salah satu invisible hand 'tangan tak terlihat' dari ekonomi global. Jika Anda sedang membayangkan sebuahkuda Troya ekonomi, maka waralaba adalah wujudnya. Tujuan waralaba bukanlah seekstrem kuda Troya yang menghancurkan kota Troya dalam kisah kepahlawanan Yunani, tetapi lantaran ia adalah salah satu tangan kanan kapitalisme, dia memiliki potensi ekspansi dan infiltrasi yang efisien. Selain memuat tentang bagaimana sistem waralaba bekerja dan merambah berbagai sektor di era milenial, buku ini juga membahas mengenai peluang riset mengenai waralaba. Pengenalan literasi abad 21 juga disajikan dengan contoh-contoh sebab di era disruptif ini terjadi perpindahan besar-besaran antara apa yang dahulu lazim dilakukan secara nyata ke ranah digital. Bagaikan berpindah kota atau pindah lokasi kerja, seseorang semestinya mengetahui dengan baik mengenai segala seluk-beluk literasi baru di abad milenial agar orang tak tersesat di belantara zaman.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Idealnya, kepemimpinan seorang kiai mesti bersandar secara maksimal pada kualitas spiritual dan kapasitas penguasaannya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Kualitas tersebut akan berdampak pada derajat pemanfaatannya terhadap kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dalam proses dan peran kepemimpinan yang dijalankannya. Yang ideal, meskipun sulit, harus terus menerus dikejar dan diupayakan, karena eksistensi pesantren di masa depan akan sangat bergantung salah satunya pada kriteria kepemimpinan yang semacam itu.