Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Motivasi Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN GURU TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Guru yang disiplin dalam melaksanakan tugas, akan menjadi sarana tercapainya keefektifan kerja sehingga tujuan penyelenggaraan pendidikan di sekolah dapat tercapai secara optimal. Kedisiplinan guru dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon; (2) mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon; (3) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah guru TK yang berjumlah 61 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik probability sampling tipe simple random sampling. Jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan taraf kesalahan 5% sehingga diperoleh sampel sebanyak 61 orang. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon dengan kontribusi 25,3%; (2) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon dengan konstribusi 15%; (3) ada pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kedisiplinan guru Taman - Kanak Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon dengan kontribusi 27,5%. Saran yang diajukan yaitu: (1) kepala sekolah agar lebih meningkatkan gaya kepemimpinan yang digunakan; (2) motivasi kerja guru perlu ditumbuhkan; dan (3) kedisiplinan guru perlu ditingkatkan khususnya dengan menerapkan sanksi yang berlaku bagi yang melanggar ketentuan-ketentuan.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON AHMAD SYIS PROGRAM PASCASARJANAMAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM BUNGA BANGSA CIREBON Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon sebagai lembaga pelayanan publik di bidang pendidikan sudah semestinya dapat memberikan layanan prima kepada masyarakat dan institusi yang terkait. Pelayanan prima tersebut pastinya harus didukung dengan kinerja yang optimal dari seluruh pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Mengelola motivasi dan kepuasankerja secara teoritis dapat lebih meningkatkan kinerja pegawai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifkuantitatif dengan pendekatan asosiatif atau hubungan. Dengan jumlah sampel sebanyak 125 pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dengan pertanyaan tentang motivasi, kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Teknik pengolahan data menggunakan program SPSS versi 22.0 melalui uji instrumen, uji asumsi klasik dan regresi linear berganda. Secara simultan melalui regresi berganda disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dari variabel Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dalam kegiatan pekerjaan sebesar 0,279 (27,9%), sisanya 72,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Persamaan regresinya adalah Y=50,330 + 0,249X1 + 0,516X2 + 0,721, artinya jika terjadi peningkatan satu poin pada variabel X1 dan X2, maka terjadi peningkatan pada variabel Kinerja Pegawai (Y) sebesar 0,765 (0,249 + 0,516) ditambah 0,721 (variabel residu). Hasil analisis jalur diperoleh pengaruh Motivasi Kerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dan Kepuasan Kerja secara simultan terhadap Kinerja Pegawai sebesar 37,90% sama dengan jumlah pengaruh X1 terhadap Y (17,50%) dan X2 terhadap Y (20,40%) juga sama dengan pengaruh secara simutlan hasil dari analisis regresi berganda yang jika dikonversikan dengan tabel korelasi PPM dapat dinyatakan cukup kuat. Pengaruh varabel residu yang tidak diteliti dalam penelitan ini adalah sebesar 62,10%.Dari dari hasil penelitian ini diharapkan semua pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dapat memberikan kinerja yang terbaik dikarenakan semua pegawai memiliki motivasi dan kepuasan kerja yang tinggi.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KEC. PABEDILAN KAB. CIREBON

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja sangat penting dalam menentukan kualitas kerja seseorang, termasuk seorang guru. Kinerja guru tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa adanya faktor yang mempengaruhi. Sedikitnya terdapat sepuluh faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Kesepuluh faktor tersebut adalah dorongan untuk bekerja, tanggung jawab terhadap tugas, minat terhadap tugas, penghargaan atas tugas, peluang untuk berkembang, perhatian dari kepala sekolah, hubungan interpersonal dengan sesama guru, MGMP dan KKG, kelompok diskusi terbimbing, dan layanan perpustakaan. Faktor yang diteliti dalam penelitian ini adalah faktor dorongan untuk bekerja, minat terhadap tugas, perhatian dari kepala sekolah, dan kelompok diskusi terbimbing yang berkaitan dengan motivasi kerja guru dan supervisi akademik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh supervisi akademik kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 190 guru sekolah dasar negeri se-Kecamatan Pabedilan. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionnate stratified. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Taro Yamane atau Slovin dengan taraf kesalahan 10%, diperoleh sampel sebanyak 65 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Pengujian hipotesis menggunakan uji analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, analisis korelasi ganda (R), analisis determinasi (R2), dan uji koefisien regresi secara bersamasama (Uji F). Uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji liniearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Semua penghitungan diolah menggunakan program SPSS versi 17. Hasil penelitian yaitu: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi akademik dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (4) Besarnya sumbangan pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah 24%; (5) Besarnya sumbangan pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru adalah 41%; (6) Besarnya sumbangan pengaruh supervisi akademik dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru adalah 65%.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Guru SDN di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kinerja sangat penting dalam menentukan kualitas kerja seseorang, termasuk seorang guru. Kinerja guru tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa adanya faktor yang mempengaruhi. Sedikitnya terdapat sepuluh faktor yang dapat meningkatkan kinerja guru, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Kesepuluh faktor tersebut adalah dorongan untuk bekerja, tanggung jawab terhadap tugas, minat terhadap tugas, penghargaan atas tugas, peluang untuk berkembang, perhatian dari kepala sekolah, hubungan interpersonal dengan sesama guru, MGMP dan KKG, kelompok diskusi terbimbing, dan layanan perpustakaan. Faktor yang diteliti dalam penelitian ini adalah faktor dorongan untuk bekerja, minat terhadap tugas, perhatian dari kepala sekolah, dan kelompok diskusi terbimbing yang berkaitan dengan motivasi kerja guru dan supervisi akademik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh supervisi akademik kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 190 guru sekolah dasar negeri se-Kecamatan Pabedilan. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionnate stratified. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Taro Yamane atau Slovin dengan taraf kesalahan 10%, diperoleh sampel sebanyak 65 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Pengujian hipotesis menggunakan uji analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, analisis korelasi ganda (R), analisis determinasi (R2), dan uji koefisien regresi secara bersamasama (Uji F). Uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji liniearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Semua penghitungan diolah menggunakan program SPSS versi 17. Hasil penelitian yaitu: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi akademik dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD SD Negeri di Kecamatan Kabupaten Cirebon; (4) Besarnya sumbangan pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah 24%; (5) Besarnya sumbangan pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru adalah 41%; (6) Besarnya sumbangan pengaruh supervisi akademik dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru adalah 65%.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU MTs SWASTA DI KECAMATAN PABEDILAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SAEFULAH. (2017.8.1.2.0023): Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru MTs Swasta di Kecamatan Pabedilan Kab. Cirebon Tesis ini membahas tentang Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru MTs Swasta di Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Salah satu faktor penentu dalam menunjang keberhasilan peningkatan mutu pendidikan adalah guru (pendidik). Guru merupakan sumber daya manusia yang berada di barisan paling depan tempat saat terjadinya interaksi belajar mengajar. Adapun dalam pelaksanaan tersebut juga ada peran Kepala Madrasah yang berkualitas harus mampu mempengaruhi, menggerakkan, memotivasi, mengajak, mengarahkan, menasehati, membimbing, menyuruh, memerintahkan, melarang, dan bahkan memberikan sanksi kepada bawahannya agar dapat melaksanakan serta membina dalam rangka mencapai kinerja guru secara efektif dan efisien. Melalui peningkatan kinerja mengajar guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, diharapkan prestasi kerja guru dapat mencapai hasil yang optimal. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kuantitatif dengan mengambil latar di MTs Swasta di Kecamatan Pabedilan Kab. Cirebon. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert. Teknis analisis data dengan menggunakan SPSS versi 17 untuk melakukan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik untuk uji regresi dan path analisis. Koefisien korelasi variabel X1 dengan X2 adalah 0,538 atau kuat. Pengujian Hipotesis dilakukan dengan melihat nilai Sig = 0,000 > 0,05 maka H0 ditolak, artinya signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, “Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara variabel Kepemimpinan Kepala Madrasah dengan variabel Motivasi Kerja. Secara parsial terdapat pengaruh yang positive dan signifikan dari Gambaran variabel X1 terhadap Y sebesar 0,819 (81,9%) sisanya 18,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Persamaan regresinya adalah Y= 17,937 + 0,788 + 0,181, artinya jika terjadi peningkatan satu poin pada variabel X1 , maka akan ada peningkatan pada variabel Y sebesar 0,788 ditambah 0,181 (variabel residu). Secara parsial terdapat pengaruh yang positive dan signifikan dari Gambaran variabel X2 terhadap Y sebesar 0,649 (64,9%) sisanya 35,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Persamaan regresinya adalah Y= 16,399 + 0,848 + 0,351, artinya jika terjadi peningkatan satu poin pada variabel X2, maka akan ada peningkatan pada variabel Y sebesar 0,848 ditambah 0,351 (variabel residu). Secara simultan terdapat pengaruh yang positiv dan signifikan dari X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,962 (96,2%) sisanya 3,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Persamaan regresinya adalah Y= -2,425+0,578+0,472+0,038, artinya jika terjadi peningkatan satu poin pada variabel X1 dan variabel X2, maka akan ada peningkatan pada variabel Y sebesar 1,050 (0,578+0,472) ditambah 0,038 (variabel residu).

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Motivasi Kerja Dan Iklim Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Guru Di Sekolah Dasar Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi kerja dan iklim kerja dalam meningkatkan kepuasan kerja guru di SD di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Motivasi kerja guru dinilai melalui tiga kebutuhan utama, yaitu: (a) kebutuhan akan kekuasaan, (b) kebutuhan untuk berprestasi, dan (c) kebutuhan akan afiliasi. Selain itu, iklim kerja dibagi menjadi dua aspek, yakni (a) iklim kerja langsung yang berkaitan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, serta (b) iklim kerja tidak langsung yang meliputi prestasi akademik, karya pengembangan profesi, dan partisipasi dalam forum ilmiah. Kepuasan kerja didefinisikan sebagai sikap positif tenaga kerja terhadap pekerjaannya yang didasarkan pada evaluasi terhadap situasi kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk melihat hubungan antara variabel motivasi kerja (X1), iklim kerja (X2), dan kepuasan kerja (Y). Desain penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan analisis data melalui statistik deskriptif dan inferensial menggunakan program IBM SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja (X1) dan iklim kerja (X2), dengan nilai korelasi sebesar 0,678. Selain itu, ditemukan pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja (X1) terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai R² sebesar 52,8%. Iklim kerja (X2) juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y), dengan nilai R² sebesar 63,1%. Secara simultan, variabel motivasi kerja dan iklim kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan nilai R² sebesar 72%. Kesimpulannya, motivasi kerja dan iklim kerja, baik secara individu maupun bersama-sama, berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru di SD di Kecamatan Talun. Penelitian ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan motivasi dan menciptakan iklim kerja yang kondusif sangat penting dalam meningkatkan kepuasan kerja guru

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah, Kompetensi Kepribadian Guru dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Disiplin Kerja Guru RA Di Kabupaten Kuningan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cicih Yuniarsih NIM. 2022.8.1.7.0373 “Pengaruh Kepemimpinan Partisipatif, Kompetensi Kepribadian, dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Guru RA di Kabupaten Kuningan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis pengaruh kepemimpinan partisipatif kepala sekolah, Kompetensi Kepribadian, dan Motivasi Kerja terhadap Disiplin Kerja Guru RA di Kabupaten Kuningan. Populasinya adalah seluruh guru pada RA di Kabupaten Kuningan yang berjumlah 564 orang. Sampel penelitian yang diambil sebanyak 85 guru ditentukan secara proporsional per sekolah RA. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan analisis Korelasi Product Moment Pearson. Reliabilitas instrumen menggunakan uji Cronbach's Alpha. Hasil uji coba menunjukkan bahwa instrumen dinyatakan valid dan reliabel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan verikatif, untuk mendiskripsikan ketiga variabel bebas (kepemimpinan partisipatif kepala sekolah, kompetensi kepribadian guru dan motivasi kerja guru) dan variabel terikat disiplin kerja guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah Path Analysis. Hasil analisis berdasarkan pengujian diketahui bahwa kepemimpinan partisipatif kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan kepemimpinan partisipatif terhadap Motivasi Kerja sebesar 16,08%, kompetensi kepribadian guru terhadap Motivasi Kerja sebesar 17,39%, kepemimpinan partisipatif terhadap Disiplin kerja sebesar 20,34%, kompetensi kepribadian guru terhadap Disiplin kerja sebesar 15,90 %, Motivasi Kerja terhadap Disiplin kerja sebesar 5,02%, tidak terdapat pengaruh yang signifikan kepemimpinan partisipatif melalui motivasi kerja terhadap disiplin kerja dan tidak terdapat pengaruh yang signifikan kompetensi kepribadian guru melalui motivasi kerja terhadap disiplin kerja.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KEPUASAN KERJA GURU DI SMK SUSUKAN KABUPATEN CIREBON

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Latar belakang dalam penelitian ini diantaranya pentingnya akan motivasi kerja dan kompensasi terhadap produktivitas dan kepuasan kerja guru di SMK kecamatan susukan kabupaten cirebon menjadi pokok persoalan dalam penelitian ini. Sintesis variabel penelitian adalah: 1) Motivasi kerja yaitu: a) Kebutuhan akan Kekuasaan; b) Kebutuhan Untuk Berprestasi; c) Kebutuhan akan Afiliasi 2) Kompensasi meliputi aspek a) Kompensasi langsung, b) Kompensasi tidak langsung. 3) Produktivitas yaitu: a) Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, b) Prestasi akademik, c) Karya pengembangan profesi, d) Keikutsertaan dalam forum ilmiah. 4) Kepuasan kerja merupakan sikap (positif) tenaga kerja terhadap pekerjaannya, yang timbul berdasarkan penelitian terhadap situasi kerja. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Terdapat hubungan yang signifikan antara X1 dengan X2 nilai 0,678. 2) Terdapat hubungan yang signifikan antara Y1 dengan Y2 nilai 0,878. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X1 terhadap Y1 dengan nilai R2 52,8%. 4) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X2 terhadap Y1 dengan nilai R2 = 63,1%. 5) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X1 terhadap Y2 dengan nilai R2 = 55,8%. 6) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X2 terhadap Y2 dengan nilai R2 45%. 7) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y1 dengan nilai R2 = 72%. 8) Terdapat pengaruh yang signifikan antara X1 dan X2 secara simultan terhadap Y2 dengan nilai R2 = 72,7 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel motivasi kerja dan kompensasi terhadap produktivitas dan kepuasan kerja guru di SMK susukan kabupaten cirebon.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SD DI KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yang melatar belakangi penulis melakukan penelitian ini berdasarkan penelitian lapangan yang penulis lakukan adanya kepuasan kerja guru yang belum maksimal, sehingga penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang, pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru dan didiplin kerja guru terhadap kepuasan kerja guru SD di kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dibantu dengan aplikasi SPSS versi 29 oleh karena itu analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik dengan metode ex post facto. Alat pengumpul data menggunakan angket dan observasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SD di Kecamatan Lemahabang kabupaten Cirebon berjumlah 239 guru, sedangkan dalam pengambilan sampel menggunakan tehnik Proportional random Sampling sebanyak 138 guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kepemimpinan dengan motivasi kerja dengan nilai pearson correlation sebesar 0,557(korelasi sedang). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kepemimpinan dengan disiplin kerja dengan nilai pearson correlation sebesar 0,523 (korelasi sedang). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Motivasi dengan Disiplin dengan nilai pearson correlation sebesar 0,220 (korelasi lemah). Ada pengaruh yang signifikan variabel kepemimpinan terhadap kepuasan kerja sebesar 43,6%, Ada pengaruh yang signifikan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 36,7 %, ada pengaruh yang signifikan disiplin kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 26,7 %. Hasil Uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 5,323 Dimana untuk nilai F tabel 2,672 dengan n = 138, k=4, df pembilang (df1) = 3, df penyebut (df2) = 138-3-1= 134 sehingga diperoleh F tabel sebesar 2,672. Nilai signifikansi pada Uji F sebesar 0,002. Karena F hitung > F tabel dan Sig. α (0,05). Artinya kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru dan disiplin kerja guru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Guru SD di Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PENGAWAS PAI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kanadi. NIM. 2021.8.1.6.0223 “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Pengawas Pai Di Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon”. Prestasi kerja Pengawas PAI merupakan hasil kerja yang dicapai oleh Pengawas PAI dalam melaksanakan tugasnya dalam pembinaan, pemantauan, penilaian dan pelatihan profesional guru PAI dalam merencanakan dan menilai hasil pembelajaran PAI di sekolah. Dalam proses menciptakan prestasi kerja yang baik diperlukan dorongan dari dalam individu itu sendiri dan gaya kepemimpinan dari pimpinan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja Pengawas PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode expost facto dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Populasi pada penelitian ini adalah Pengawas PAI di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon yang berjumlah 21 orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Pengolahan analisis data menggunakan analisis regresi dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan motivasi kerja sebesar 67,7%; (2) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja sebesar 63,3%; (3) Kepemimpinan tranformasional berpengaruh signifikan terhadap prestasi Pengawas PAI sebesar 56,2%; (4) Kepemimpinan transformasional dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja sebesar 70,4%. Implikasi penelitian ini memberikan gambaran bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dalam meningkatkan kerja Pengawas PAI.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru di SMA Negeri se Wilayah Timur Kabupaten Cirebon

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepala Sekolah sebagai seorang pemimpin di sekolah mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya. Peningkatan mutu pendidikan erat kaitannya dengan kinerja guru. Kinerja guru adalah hasil kerja yang dapat dicapai guru di sekolah sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya dalam upaya mencapai visi, misi, dan tujuan sekolah. Salah satu cara kepala sekolah untuk mengetahui kinerja guru yaitu dengan mengadakan supervisi. Selain adanya supervisi akademik juga perlu adanya motivasi kerja kepala sekolah. Dengan motivasi kerja kepala sekolah diharapkan akan mampu mendorong guru untuk berkinerja lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang hubungan supervisi akademik kepala sekolah dengan kinerja guru, hubungan motivasi kerja kepala sekolah dengan kinerja guru, serta hubungan supervisi akademik kepala sekolah dan motivasi kerja kepala sekolah dengan kinerja guru di SMA Negeri se Wilayah Timur Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang dilaksanakan di SMA Negeri se wilayah Timur Kabupaten Cirebon ini menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan angket dan pengamatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian di SMA Negeri sewilayah Timur Kabupaten Cirebon menyimpulkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah dan motivasi kerja kepala sekolah ada hubungannya dengan kinerja guru. Hal tersebut berdasarkan hasil uji korelasi Pearson Correlation dengan menggunakan SPSS 24 sebesar 0,400 dan bertanda**, dan besarnya probabilitas 0,000 berarti 0,0000,025 sedangkan berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 24 perhitungan Chi-Square Tests diperoleh nilai Asymptotic Significance (2-sided) sebesar 0,000 atau probabilitas dibawah 0,050 (0,0000,050) berarti Hi diterima dan Ho ditolak.

9 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SD SEKECAMATAN LOSARI KABUPATEN CIREBON

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ummu Aeman. NIM. 2017.8.1.2.0090 “Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru SD se Kecamatan Losari Kabupaten”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru, (2) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, (3) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Losari Cirebon. Populasi dalam penelitian ini semua guru SD Se Kecamatan Losari. Teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian yaitu (1) Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, (2) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, (3) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SD Se Kecamatan Losari Cirebon. Dari penelitian-penelitian di atas dapat diketahui bahwa Kepemimpinan kepala sekolah berpegaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Semakin baik kepemimpinan kepala sekolah, maka akan semakin baik pula kinerja guru. Sebaliknya, jika kepemimpinan kepala sekolah kepala sekolah menurun kualitasnya, maka kinerja guru juga akan menurun. Temuan hasil penelitian ini secara teoritis menguatkan teori Stephen P. Robbins yang menyatakan bahwa, kinerja seseorang dalam menjalankan peran dan fungsinya sangat dipengaruhi oleh: a) variabel individu, b) variabel organisasi, dan c) variabel psikologis. Pengaruh terhadap kinerja kayawan dari faktor organiasi di antaranya adalah: (1) faktor Kepemimpinan Kepala sekolah, (2) faktor di kerja, (3) faktor komunikasi organisasi, (4) faktor teknologi dan fasilitas, dan faktor konteks oganisasi yaitu dimana organisasi memberikan penghargaan kepada karyawan untuk memotivasi kinerja mereka dan mendorong loyalitas mereka.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MTS DI KECAMATAN LOSARI KABUPATEN BREBES

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kinerja guru-guru MTs di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini ingin memperoleh gambaran data tentang: 1) Hubungan antara kompensasi finansial dengan motivasi kerja guru; 2) Pengaruh antara kompensasi finansial terhadap kompetensi pedagogik guru; 3) Pengaruh antara motivasi kerja guru terhadap kompetensi pedagogik guru; dan 4) Pengaruh kompensasi finansial dan motivasi kerja guru secara simultan terhadap kompetensi pedagogik guru. Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh pekerja sebagai balas jasa atas kerja mereka. Adapun kompensasi yang diberikan oleh Lembaga Pendidikan Madrasah Tsanawiyah di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes kepada guru berupa gaji, insentif, tunjangan dan fasilitas. Kompensasi juga sebagai faktor yang paling penting dalam upaya meningkatkan kinerja guru dan sebagai perangsang dalam mendorong guru agar tujuan madrasah tercapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif artinya semua informasi atau data yang diperoleh diwujudkan dengan angka, adapun analisis yang digunakan adalah analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel kompensasi finansial dengan motivasi kerja guru dengan nilai pearson correlation 0.970, artinya korelasi antara variabel tersebut berada pada posisi sempurna.; 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel kompensasi finansial terhadap kompetensi pedagogik guru. 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel motivasi kerja terhadap kompetensi pedagogik guru; dan 4) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel kompensasi finansial dan motivasi kerja secara simultan terhadap kompetensi pedagogik guru.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail