Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Sistem Nilai
Buku ini mengupas ihwal peran sistem nilai dalam kehidupan manusia, terutama dalam ranah pendidikan. Ada enam sistem nilai yang dibahas di dalamnya, yakni: nilai teologis, nilai etis, nilai estetis, nilai logis, nilai fisik-fisiologis, dan nilai teleologis. Pokok-kajian dalam buku ini diharapkan bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkaya paradigma, dan memperluas cakrawala dunia kependidikan di Indonesia. Buku ini sangat penting disimak oleh para guru, praktisi kependidikan, dan siapa saja yang peduli serta bergelut langsung dalam bidang pendidikan.
Sistem Informasi Manajemen (Pendekatan Konseptual)
Buku ini disusun dalam bentuk book chapter hasil kolaborasi dari para paraktisi dan akademisi. Buku ini terdiri dari dua belas bab yang membahas tentang sistem informasi manajemen. Peranan sistem informasi manajemen sangat penting dalam suatu organisasi, era yang serba digital saat ini memudahkan pertukaran arus informasi yang sangat cepat dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami menyadari bahwa penyusunan buku ini tentu masih terdapat banyak kelemahan dan kekurangan. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan masukan dari para pembaca demi penyempurnaan karya edisi selanjutnya.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN
Teknologi merupakan alat bantu yang paling efektif untuk mempermudah dan meringankan pekerjaan manusia. Teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan zaman. Teknologi telah menjadi tren tersendiri yang dalam waktu sangat singkat telah mampu membangunmasyarakat modern. Hal ini menyebabkan teknologi menjadi kebutuhan dasar setiap orang ataupun suatu instansi baik pemerintah maupun swasta. Teknologi merupakan alat bantu yang paling efektif untuk mempermudah dan meringankan pekerjaan manusia. Teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan zaman. Teknologi telah menjadi tren tersendiri yang dalam waktu sangat singkat telah mampu membangunmasyarakat modern.
Manajemen Pendidikan Islam: Tinjau Konsep, Kurikulum, dan Sistem Informasi Sekolah
Manajemen pendidikan merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya berupa man, money, materials, method, machines, market, minute, dan information, agar menghasilkan sesuatu yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan. Manajemen pendidikan harus diterapkan dalam dunia pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan dan sasaran pendidikan. Pendidikan yang berorientasi kedepan memiliki visi dan misi yang jelas akan menghasilkan output dan outcome yang berkualitas. Pembahasan materi dalam buku ini terdiri dari 12 BAB yaitu: BAB I. Definisi dan Konsep Dasar Manajemen Pendidikan; BAB II. Ruang Lingku Manajemen Pendidikan; BAB III. Manajemen SDM Dalam Pendidikan; BAB IV. Manajemen Berbasis Sekolah; BAB V. Manajemen Sarana dan Prasarana; BAB VI. Manajemen Kurikulum; BAB VII. Manajemen Kelas; BAB VIII. Manajemen Peserta Didik; BAB IX. Manajemen Keuangan Sekolah; BAB X. Manajemen Sistem Informasi Sekolah; BAB XI. Manajemen Mutu Sekolah; dan BAB XII. Manajemen Humas.
Membangun Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan
Sistem manajemen merupakan serangkaian acuan kerja terintegrasi bagi seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugasnya di unit kerja masing-masing, mulai dari kebijakan, peraturan, prosedur, proses, dan petunjuk teknis dalam rangka mencapai kinerja organisasi. Di dalam sistem manajemen ini terkandung aspek pengelolaan organisasi secara strategis sampai operasional. ISO 21001:2018 telah memberikan syarat dan panduan bagi organisasi pendidikan yang ingin menyediakan produk dan layanan pendidikan yang mampu memenuhi persyaratan peserta didik dan stakeholder lainnya. Buku Membangun Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan berdasarkan ISO 21001:2018 ini ditulis sebagai acuan bagi para pembaca, khususnya mereka yang bekerja mengelola sistem manajemen atau sistem penjaminan mutu internal pada institusi pendidikan formal, seperti sekolah dan perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan non formal seperti lembaga pelatihan dan pengembangan. Buku ini ditulis berdasarkan pendekatan filosofis dan teoritis terkait sistem manajemen, juga terkait pendidikan, serta ditulis berdasarkan pengalaman metodis dan praktis dalam penerapan sistem manajemen organisasi pendidikan di beberapa institusi pendidikan.
Sistem informasi manajemen pendidikan dan pelatihan pembangunan pangan dan perbaikan gizi
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI
Masalah yang paling krusial dalam kebijakan adalah tahap implementasi, karena selalu ada kesenjangan antara isi kebijakan (policy content) dan lingkungan dimana kebijakan diimplementasikan (policy context). Faktor-faktor yang menentukan besar kecilnya tingkat kesenjangan tersebut, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Oleh kerena itu, fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan EMIS-PTKIS. Untuk menjelaskan masalah tersebut, digunakan kerangka berpikir analisis kebijakan publik terutama dari perspektif implementasinya (George Edward III). Dari perspektif ini, kebijakan EMIS di PTKIS, hanya akan dapat diimplementasikan, jika didukung oleh adanya komunikasi, sumberdaya, kesiapan, dan struktur birokrasi yang tepat dan memadai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik. Unit analisis penelitian ini ditentukan secara purposive, yaitu 15 PTKIS di wilayah II Jawa Barat dan Banten, yang dianggap mewakili keseluruhan wilayah Propinsi Jawa Barat dan Banten. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi terkait masalah penelitian. Analisis dilakukan secara kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan EMIS kurang efektif, sehingga para pelaksana kebijakan menganggap bahwa; Peran komunikasi belum sepenuhnya tepat waktu, lengkap, relevan, dan komprehensif; Sumber daya, manusia, perangkat keras, perangkat lunak, dan informasi belun bersinergi antara satu dengan yang lainnya, dalam membantu proses manajemen; disposisi belun mendukung, struktur birokrasi, belum mampu meningkatkan kualitas pengelolaan informasi, yang faktual, memberikan timbal balik yang positif terhadap pelayanan mutu terstandarisasi, serta menjadi media komunikasi efektif. Maka penelitian ini merekomendasikan kepada; Pimpinan PTKIS, diharapkan selalu pro aktif melakukan komunikasi internal dan ekternal, Para pelaksana EMIS, sejatinya selalu meningkatkan keahlian; Pemerintah, (Dijen Pendis/Kopertais), untuk merubah paradigma, pola fikir sumber daya manusia agar lebih professional, Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini, dapat dijadikan acuan untk penelitian selanjutnya dalam rangka perbaikan kedepan. Apabila metodologi dan temuan penelitian ini dinilai kredibel dan relevan, maka dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam meneliti kasus sejenis pada lembaga lainya.
Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Pengendalian Manajemen pada Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah di Jawa Tengah
Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian Faktor penentu keberhasilan Sistem Pengendalaian Manajemen (SPM) di Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah di Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penentu keberhasilan Sistem Pengendalaian Manajemen (SPM) di Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah. Hasil Penelitian semacam ini belum banyak ditemukan khususnya dipublikasikan di jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan alat analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan pendekatan yang dilakukan melalui studi kasus. Penelitian kualitatif digunakan dengan tujuan untuk memahami fenomena yang ada di lapangan secara mendalam, yaitu fenomena yang ada dalam penelitian ini adalah terkait Sistem Pengendalian Manajemen. Pada BAB I Pendahuluan diungkapkan argumentasi latar belakang penelitian, dan juga menjadi dasar penyusunan buku ini. BAB II Telaah Pustaka, merupakan kajian teoritik sistem pengendalian manajemen khususnya mengenai faktor penentu keberhasilan SPM di lingkungan tertentu.BAB III mengenai hasil penelitian faktor-faktor keberhasilan SPM di lingkungan Sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa Faktor tersebut disebut dominan apabila semua faktor diterapkan di Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah menurut key informant adalah Faktor yang dominan meliputi Perencanaan strategis, Komunikasi, Kepemimpinan. Sedangkan yang kurang dominan apabila pertanyaan factor keberhasilan SPM tidak diterapkan atau tidak diberikan penjelasan. Faktor-faktor ini adalah Budaya organisasi, Gaya manajemen, Kerjasama dan Inovasi. Pembaruan Pendidikan dan pembelajaran selalu dilaksanakan dari waktu ke waktu dan tak pernah berhenti, maka saran yang dapat diberikan adalah manajemen sekolah tetap menjalankan aktivitas pendidikannya dengan tetap memperhatikan faktor-faktor yang sangat mempengaruhi sistem pengendalian manajemen yang ada, seperti perencanaan strategi, komunikasi dan faktor pemimpin dapat menjalankan fungsinya dan lebih ditingkatkan agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara efektif dan efisien. BAB IV merupakan simpulan dan rekomendasi penelitian mendatang.
Pengembangan Manajemen Sekolah Terintegrasi Berbasis Sistem Informasi
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan. Selain itu pendidikan memegang peranan yang sangat penting di dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal. Rendahnya kualitas pendidikan menjadi penyebab dari krisisnya sumber daya manusia. Setiap manusia Indonesia berhak mendapatkannya dan diharapkan untuk selalu berkembang didalamnya, pendidikan tidak akan ada habisnya. Pendidikan secara umum mempunyai arti suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Kita dididik menjadi orang yang berguna baik bagi Negara, Nusa dan Bangsa.
Restrukturisasi manajemen sistem pendidikan nasional
Petunjuk pelaksanaan sistem pendidikan nasional tahun 2005/2006 dan angka kredit jabatan fungsional guru/jabatan dosen
Collection of regulations on educational system and status of teachers in Indonesia.
Manajemen sistem pendidikan nasional dalam rangka peningkatan ketahanan nasional
Educational system in Indonesia.
Manajemen berbasis sekolah dan sistem pendidikan INS Kayutanam
On Ruang Pendidik INS Kayutanam, the Indonesian Dutch School in Sumatera Barat Province, Indonesia.
Manajemen mutu pendidikan Islam
Total quality management for Islamic religious schools in Indonesia.
PROPHETIC LEADERSHIP DALAM PENDIDIKAN
Bahwa para Nabi dan Rasul utusan Allah adalah sebuah kebenaran yang tak terbantahkan termasuk Nabi Muhammad SAW. yang dalam konteks al-Quran disebut sebagai uswatun hasanah, teladan, proto type bagi umatnya termasuk dalam konteks kepemimpinan dengan sifat Sidiq, amanah, tabligh dan fathanah yang melekat padanya. Tetapi dalam implementasi kepemimpinan, kita yang notabenenya umat Islam terkadang terjebak pada pola kepemimpinan yang kapitalis, hedonis, serba instant dengan tanpa 'menghadirkan Tuhan'. Sebagai seorang pemimpin, jangan menjadi orang yang 'rabun dekat’, kita ingin mengadopsi kepemimpinan dari berbagai tokoh, sementara dalam Islam sudah sangat jelas ada pada diri Nabi Muhammad SAW. Sehingga jika Nabi sebagai teladan, maka bisa diadaptasi walau tidak sesempurna apa yang dilakukan oleh Nabi misalnya ini dilakukan oleh khulafur Rasyidin dan juga Umar bin Abdul Aziz. Ilustrasi keagungan Nabi dalam berbagai aspek termasuk dalam kepemimpinannya bukan upaya untuk kembali ke zaman sahabat di masa lalu. Tetapi sebuah upaya untuk menengok khazanah Islam dengan menerapkan prinsip-prinsip hidup sesuai dengan esensi Islam dan mengkontekstualisasikannya di era modern. Maka ini sebuah upaya untuk kembali ke teks dan mendialogkan teks dengan realita sehingga esensi kebenaran teks sebagai pedoman sepanjang zaman semakin kuat resonansinya. Prinsip-prinsip Islam mampu berdiri tegak di bumi Allah dengan merangkul dan memberikan kemanfaatan serta rahmat pada seluruh umat. Di tengah sikap paradoks pemimpin kita yang terjebak pada pola hedonis, kapitasi, instant dan hanya memikirkan 'balik modal’ ketimbang memikirkan kesejahteraan yang dipimpinnya dalam konteks pendidikan, temuan ICW bahwa Kepala sekolah sudah menjadi bagian dari birokrasi yang lebih loyal kepada atasan (Bupati/Wali kota, Kepala Dinas) daripada memikirkan kesejahteraan bawahannya. Sungguh sangat ironis, belum lagi pemilihan pemimpin kepala daerah sekarang masuk kategori high cost. Political and Economic Consultancy (PERC) Hongkong menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup di Asia. Masyarakat Transparansi Internasional menempatkan Indonesia sepuluh besar negara terkorup di muka bumi. Bahkan dari sisi etik, Indonesia dalam bahasa Gunnar Myrdal tergolong negara soft State, sering terjadi ketidakjelasan antara yang benar dengan salah, haq dan bathil
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG PENDIDIKAN
Persaingan bebas dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, menjadi tantangan bagi kehidupan masa depan sekaligus ancaman bagi seluruh bangsa yang belum siap menghadapinya. Upaya peningkatan sumber daya manusia kemudian menjadi wacana yang mendesak untuk direalisasikan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut berkaitan dengan sumber daya manusia yang akan membuat dan mengelola serta menerapkannya, sehingga sumber daya manusia menjadi asset dalam kemajuan berbangsa dan bernegara. Dalam upaya peningkatan kualitas SDM haruslah diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan dan guru. Merujuk pada komisi Internasional UNESCO untuk pendidikan memasuki abad ke-21 menyatakan bahwa berbeda dengan periode sebelumnya, dalam memasuki abad ke-21 ini guru memiliki peranan yang sangat strategis karena diharapkan dapat ikut membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda atau dalam bahasa aslinya “moulding character and minds of young generation”. Demi menrespon hal tersebut dalam buku ini dikupas secara tuntas baik itu secara teritis maupun praktek seperti halnya; profesionalisme guru meliputi kemampuan: menguasai bahan, mengelola PBM, mengelola kelas, mengelola media atau sumber, menguasai landasan kependidikan, mengenal interaksi belajar mengajar, menilai. prestasi siswa, mengenal fungsi dan program pelayanan BP, dan mengenal administrasi sekolah.
Manajemen Publik
Minimnya literatur yang memadai tentang studi manajemen publik di Indonesia, membuat pemahaman mengenai manajemen publik, baik itu di kalangan praktisi dan akademisi sering kali menjadi wilayah abu-abu dan tumpang tindih. Studi manajemen publik yang sejatinya memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap roda pemerintahan, harusnya menjadi sebuah kajian serius bagi para ilmuwan dan praktisi khususnya dalam bidang administrasi publik. Sebuah karya kecil ini menjadi sebuah alternatif, meskipun tentu saja masih jauh dari ideal, untuk mengisi ruang-ruang kosong literatur mengenai manajemen publik.
MANAJEMEN PEMASARAN HOLISTIK ERA 4.0
Buku ini membahas tentang konsep, teori, dan implementasi dari pemasaran holistik di era 4.0. Pemasaran merupakan ujung tombak dalam suatu perusahaan. Konsep pemasaran holistik merupakan salah satu strategi pemasaran yang disusun atau dibuat dengan menggunakan keseluruhan unsur bisnis dalam sebuah perusahaan. Hal ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dibahas karena pemasaran di era 4.0 menggabungkan sentuhan kepada konsumen secara manusiawi melalui kecanggihan teknologi dengan mengkombinasikan interaksi online dan offline yang terjadi antara penjual dan konsumen.
MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN KONTEMPORER
Era industri 4.0 ditandai dengan hadirnya jaringan siber, IoT, ditambah internet. Mesin yang satu dengan yang lain bisa saling terhubung karena ada jaringan. Ada beberapa poin di sana, dalam peralihan revolusi industri 1.0 ke 2.0 ialah bergantinya pekerjaan berbahaya dan berat dari manusia oleh mesin. Kemudian pada industri 3.0, proses pekerjaan yang berulang digantikan oleh mesin dan menggunakan sistem komputerisasi. Lalu pada industri 4.0, ditandai dengan revolusi digitalisasi. Mesin digantikan oleh artificial intellegence (AI). Tadinya manusia yang berpikir, sekarang robot yang berpikir, dan ini akan sangat banyak terjadi di masa yang akan datang,”. Berbagai prediksi yang akan terjadi di masa depan di era industri 4.0. Misalnya pada 2030, diprediksi akan banyak pekerjaan yang muncul, yang belum pernah ada sebelumnya berbagai prediksi yang akan terjadi di masa depan di era industri 4.0. Misalnya pada 2030, diprediksi akan banyak pekerjaan yang muncul, yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini sebagaimana terjadi di zaman sekarang dengan kehadiran Go-Jek, Bukalapak dan start up lainnya. Kesemuanya itu berdampak pada persaingan kebutuhan tenaga manusia yang lebih berkualitas. Disinilah efektifitas manajemen diperlukan. Manajemen kewirausahaan yang efektif dan efisien apabila didukung oleh sumber daya manusia yang professional untuk mengoperasikan. Upaya peningkatan manajemn perlu didukung dengan kemampuan manajerial para pengelola, yang memeliki komitmen untuk mendayagunakan sumber-sumber manajemen organisasi, baik personal maupun material, secara efektif danefisien guna menunjang tercapainya tujuan organisasi/perusahaan secara optimal. Kesemuanya itu perlu dukung dengan sarana-prasarana yang memadai, dana yang cukup untuk menggaji staf sesuai dengan fungsinya, serta partisipasi masyarakat yang tinggi. Bila salah satu hal diatas tidak sesuai dengan yang diharapkan atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka efektivitas dan efisiensi pengelolaan pendidikan (sekolah/madrasah) kurang optimal. Dengan demikian diperlukan adanya keseimbangan antara komponen-komponen di atas. Namun dalam perjalanannya, beruntung di antara rnereka yang berhasil meraih untung. Tetapi banyak juga yang gagal total dengan rnenyisakan utang-utang usahanya. Ada juga yang awalnya rneraih sukses, tetapi tidak bisa bertahan lama, alias kalah dalam kerasnya persaiagan bisnis yang saangat berat. Tentunya sernua orang berharap memiliki usaha yang stabil dan konsisten rneskipun ada perubahan kondisi dan situasi. Bisnis yang bisa dilaksanakan oleh siapa pun dan di mana pun dibutuhkan manajernen yang matang dengan beberapa prinsip kewirausahaan yang kontekseual dengan perkembangan zaman. Dalam konteks itulah buku “Manajemen Kewirausahaan Kontemporer” Revisi ke IV ini, melalui penyesuaian kekinian, hadir dan disajikan membantu para niahasiswa, akademisi, birokrat, manajer pengembang usaha khususnya dan para pembaca pada urnumnya dalam mendalami manajemen kewirausahaan kontem-porer, melalui pendekatan teori, konsep dan implementasinya. Penulis berharap, kehadiran buku revisi ke IV ini, dapat memberikan inspirasi dan urun rembuk, pada pemecahan, mencerdaskan, dan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan manajemen kewirausahaan saat ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi kepentingan umat dan mendapat ridlo Allah SWT., Amin. Bandung, 3 Januari 2022 Penulis/Revisi IV: Prof. Dr. H. A. Rusdiana, MM