Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Laporan upgrading sistem informasi pendidikan dan kebudayaan, 18-28 Pebruari 1975
Sistem informasi statistik pendidikan nasional
Evaluasi sistem komunikasi dan informasi Depdiknas
Laporan upgrading sistem informasi pendidikan dan kebudayaan, 18-28 Februari, 1975
UU RI no. 20, tahun 2003: Sistem Pendidikan Nasional
Sistem informasi penjaminan mutu Universitas Kristen Indonesia Paulus
Adapun tujuan dari disusunnya buku ini yaitu sebagai referensi dan panduan penggunaan Sistem Informasi Penjaminan Mutu Perguruan UKI Paulus bagi Badan Penjaminan Mutu, Pimpinan Unit, dan staf yang menangani sistem informasi di UKI Paulus. Buku ini berisi tentang standar-standar penjaminan mutu perguruan tinggi, instalasi dan konfigurasi sistem, prosedure penggunaan sistem informasi audit mutu internal dan prosedure penggunaan sistem informasi akreditasi
Konsep Dasar Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Pendidikan Finlandia
Banyak hal seputar sistem pendidikan Finlandia yang mengundang tanya: Bagaimana negara kecil ini bisa sukses dalam tes PISA (Programme for International Student Assessment)? Apa benar sekolah tidak memberikan pekerjaan rumah? Apa betul tidak ada ujian dan nilai rapor di akhir tahun pelajaran? Bagaimana mengukur kemampuan siswa? Dan seterusnya. Ditulis oleh akademisi yang punya minat terhadap pendidikan sekaligus ibu dua orang anak yang tinggal di Finlandia selama sepuluh tahun, buku ini menjawab semua pertanyaan tersebut. Di samping menceritakan pengalamannya menempuh pendidikan doktoral dan menjalani kehidupan universitas, Ratih D. Adiputri juga berbagi cerita bagaimana ia mendampingi putrinya menempuh pendidikan sejak taman kanak-kanak hingga sekolah menengah. Buku Sistem Pendidikan Finlandia ini sangat cocok untuk menjadi bacaan bagi guru maupun pengambil kebijakan pendidikan. Juga untuk para orangtua yang peduli terhadap pendidikan si buah hati.
Model data pendidikan multimedia
Ministry of Education and Culture of Republic Indonesia web site.
SISTEM INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
Buku ini berisi beberapa hal terkait konsep dasar sistem informasi di dalam pendidikan, seperti perkembangan sistem informasi dan juga contoh aplikasi sistem informasi yang berkaitan dengan pendidikan. Buku ini dapat menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin mengetahui tentang salah satu pemanfaatan sistem informasi. Penulisan buku ini masih jauh dari kesempurnaan. Kritik dan saran sangat dibutuhkan demi peningkatan kualitas dari penulisan buku ini. Semoga buku ini dapat memberi kebermanfaatan bagi pembaca dan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya pada bidang sistem informasi
SISTEM INFORMASI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN - Jejak Pustaka
Buku ini terdiri atas 11 bab, cakupan materi yang dibahas meliputi Konsep dan Perkembangan Jasa, Pemasaran Jasa Pendidikan, Penerapan Produk dan Tempat Jasa Pendidikan dan lain sebagainya. Buku ini diawali dengan pembahasan tentang konsep dan perkembangan jasa pada umumnya yang merupakan materi fondasi yang akan memberikan pemahaman dasar terkait konsep pemasaran. Setelah menyajikan terkait pemahaman dasar, buku ini selanjutnya masuk kepada pembahasan yang lebih spesifik tentang penerapan produk dan tempat jasa pendidikan dan penerapan harga jasa pendidikan, strategi pemasaran jasa pendidikan yang dilanjutkan dengan pembahasan tentang strategi segmentasi, targeting dan positioning jasa pendidikan, kualitas jasa, nilai pelanggan jasa pendidikan dan branding strategi jasa pendidikan.
Transformasi Sistem Nilai
Tulisan penulis berorientasi pada konsep “balanced scorecard pendidikan” dalam upaya mewujudkan kembalian pendidikan pada masyarakat. Konten dalam buku ini akan mengungkapkan proses seharusnya pendidikan berkontribusi dalam mewujudkan kembalian sosial pendidikan dan sejauh mana pendidikan memberikan peranannya dalam mengatasi persoalan-persoalan, di antaranya spillover (externality impacts), criminal participation, improve voters’ political behaviour yang pada akhirnya juga berimbas pada private returns. Sebuah pertanyaan besar dalam benak kita adalah bagaimana “kembalian pendidikan” berkontribusi pada kehidupan masyarakat maupun pada kehidupan pribadi setiap insan pemelajar, bagaimana peran lulusan pendidikan, terutama lulusan-lulusan pendidikan tinggi dari berbagai bidang yang terjun dalam kehidupan masyarakat setelah mereka berkiprah dalam dunia pekerjaan selama beberapa tahun, serta bagaimana peran lulusan pendidikan tinggi terhadap spillover (externality impacts), criminal participation, improve voters' political behaviour dan private returns”. Buku ini menyajikan data-data realitas dan faktual sesuai dengan kondisi dalam kehidupan bermasyarakat, selain memberikan rekomendasi sebagai jawaban atas problematika tersebut dari kacamata perspektif penulis. Melalui transformasi nilai pada kepemimpinan pendidikan efektif dan pembudayaan maupun pembisaaan pola perilaku insan pendidikan, diharapkan kembalian pendidikan dapat memberikan pengaruh dalam mengurai dinamika persoalan-persoalan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN
Teknologi merupakan alat bantu yang paling efektif untuk mempermudah dan meringankan pekerjaan manusia. Teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan zaman. Teknologi telah menjadi tren tersendiri yang dalam waktu sangat singkat telah mampu membangunmasyarakat modern. Hal ini menyebabkan teknologi menjadi kebutuhan dasar setiap orang ataupun suatu instansi baik pemerintah maupun swasta. Teknologi merupakan alat bantu yang paling efektif untuk mempermudah dan meringankan pekerjaan manusia. Teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan zaman. Teknologi telah menjadi tren tersendiri yang dalam waktu sangat singkat telah mampu membangunmasyarakat modern.
Manajemen Pendidikan Islam: Tinjau Konsep, Kurikulum, dan Sistem Informasi Sekolah
Manajemen pendidikan merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya berupa man, money, materials, method, machines, market, minute, dan information, agar menghasilkan sesuatu yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan. Manajemen pendidikan harus diterapkan dalam dunia pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan dan sasaran pendidikan. Pendidikan yang berorientasi kedepan memiliki visi dan misi yang jelas akan menghasilkan output dan outcome yang berkualitas. Pembahasan materi dalam buku ini terdiri dari 12 BAB yaitu: BAB I. Definisi dan Konsep Dasar Manajemen Pendidikan; BAB II. Ruang Lingku Manajemen Pendidikan; BAB III. Manajemen SDM Dalam Pendidikan; BAB IV. Manajemen Berbasis Sekolah; BAB V. Manajemen Sarana dan Prasarana; BAB VI. Manajemen Kurikulum; BAB VII. Manajemen Kelas; BAB VIII. Manajemen Peserta Didik; BAB IX. Manajemen Keuangan Sekolah; BAB X. Manajemen Sistem Informasi Sekolah; BAB XI. Manajemen Mutu Sekolah; dan BAB XII. Manajemen Humas.
Membangun Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan
Sistem manajemen merupakan serangkaian acuan kerja terintegrasi bagi seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugasnya di unit kerja masing-masing, mulai dari kebijakan, peraturan, prosedur, proses, dan petunjuk teknis dalam rangka mencapai kinerja organisasi. Di dalam sistem manajemen ini terkandung aspek pengelolaan organisasi secara strategis sampai operasional. ISO 21001:2018 telah memberikan syarat dan panduan bagi organisasi pendidikan yang ingin menyediakan produk dan layanan pendidikan yang mampu memenuhi persyaratan peserta didik dan stakeholder lainnya. Buku Membangun Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan berdasarkan ISO 21001:2018 ini ditulis sebagai acuan bagi para pembaca, khususnya mereka yang bekerja mengelola sistem manajemen atau sistem penjaminan mutu internal pada institusi pendidikan formal, seperti sekolah dan perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan non formal seperti lembaga pelatihan dan pengembangan. Buku ini ditulis berdasarkan pendekatan filosofis dan teoritis terkait sistem manajemen, juga terkait pendidikan, serta ditulis berdasarkan pengalaman metodis dan praktis dalam penerapan sistem manajemen organisasi pendidikan di beberapa institusi pendidikan.
Sistem informasi manajemen pendidikan dan pelatihan pembangunan pangan dan perbaikan gizi
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI
Masalah yang paling krusial dalam kebijakan adalah tahap implementasi, karena selalu ada kesenjangan antara isi kebijakan (policy content) dan lingkungan dimana kebijakan diimplementasikan (policy context). Faktor-faktor yang menentukan besar kecilnya tingkat kesenjangan tersebut, yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Oleh kerena itu, fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan EMIS-PTKIS. Untuk menjelaskan masalah tersebut, digunakan kerangka berpikir analisis kebijakan publik terutama dari perspektif implementasinya (George Edward III). Dari perspektif ini, kebijakan EMIS di PTKIS, hanya akan dapat diimplementasikan, jika didukung oleh adanya komunikasi, sumberdaya, kesiapan, dan struktur birokrasi yang tepat dan memadai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik. Unit analisis penelitian ini ditentukan secara purposive, yaitu 15 PTKIS di wilayah II Jawa Barat dan Banten, yang dianggap mewakili keseluruhan wilayah Propinsi Jawa Barat dan Banten. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi terkait masalah penelitian. Analisis dilakukan secara kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan EMIS kurang efektif, sehingga para pelaksana kebijakan menganggap bahwa; Peran komunikasi belum sepenuhnya tepat waktu, lengkap, relevan, dan komprehensif; Sumber daya, manusia, perangkat keras, perangkat lunak, dan informasi belun bersinergi antara satu dengan yang lainnya, dalam membantu proses manajemen; disposisi belun mendukung, struktur birokrasi, belum mampu meningkatkan kualitas pengelolaan informasi, yang faktual, memberikan timbal balik yang positif terhadap pelayanan mutu terstandarisasi, serta menjadi media komunikasi efektif. Maka penelitian ini merekomendasikan kepada; Pimpinan PTKIS, diharapkan selalu pro aktif melakukan komunikasi internal dan ekternal, Para pelaksana EMIS, sejatinya selalu meningkatkan keahlian; Pemerintah, (Dijen Pendis/Kopertais), untuk merubah paradigma, pola fikir sumber daya manusia agar lebih professional, Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini, dapat dijadikan acuan untk penelitian selanjutnya dalam rangka perbaikan kedepan. Apabila metodologi dan temuan penelitian ini dinilai kredibel dan relevan, maka dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam meneliti kasus sejenis pada lembaga lainya.
Pengantar Manajemen Sistem Informasi
Dewasa ini manajemen menjadi hal yang penting. Manajemen dapat dikatakan sebuah usaha untuk mengelola atau menyusun suatu hal agar lebih terstruktur dan rapih. Termasuk ketika kita ingin mengelola sebuah data. Manajemen informasi adalah pengelolaan data dimana didalamnya mencakup proses mencari, menyusun, mengklasifikasikan, serta menyajikan berbagai data yang terkait dengan kegiatan yang dilakukan perusahaan sehingga dapat dijadikan landasan dalam pengambilan keputusan oleh manajemen. Secara lengkap buku ini membahas : Bab 1 Konsep Dasar Sistem Bab 2 Sistem Organisasi dan Informasi Bab 3 Pengambilan Keputusan, Informasi, dan Manajemen Bab 4 Sistem Informasi dan Penggunaannya Bab 5 Manajemen Sistem Informasi dalam Pendidikan Bab 6 Teknologi Informasi dan Sistem Informasi
Sistem Informasi Manajemen Perikanan
Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan wawasan kepada pembaca khususnya mahasiswa tentang bagaimana sistem informasi scat ini berperan terhadap perkembangan perikanan di era revolusi industri 4.0. Buku ini dilengkapi contoh-contoh aplikasi sistem informasi di bidang perikanan sebagai contoh kreatif dalam menciptakan ide-ide baru di bidang perikanan dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Buku ini juga memberikan sudut pandang baru tentang pentingnya multidisipliner keilmuan antara bidang sistem informasi dan bidang perikanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan merupakan buku ajar yang terdiri dari 6 bab yang telah diseusaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Sistem informasi Manajemen Perikanan. Pada setiap bab terdapat tujuan instruksional, konsep materi, contoh aplikasi atau studi kasus, dan latihan soal untuk evaluasi mandiri. Bab 1 menjelaskan peran teknologi dan sistem informasi pada bidang perikanan. Bab 2 menjelaskan konsep sistem informasi dan contoh-contoh aplikasi penerapannya di bidang perikanan. Bab 3 menjelaskan konsep sistem informasi manajemen sebagai bagian dari sistem informasi dan contoh aplikasinya pada bidang perikanan. Bab 4 menjelaskan pengembangan sistem informasi. Bab 5 menjelaskan konsep e-business dan e-commerce di bidang perikanan sebagai pembelajaran mahasiswa membangun bisnis. Bab 6 menjelaskan aplikasi sistem informasi geografis di bidang perikanan untuk pemetaan sumber daya perikanan.