BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Ekonomi di Indonesia saat ini tidak hanya berkaitan dengan ekonomi konvensional saja, namun juga berkaitan dengan ekonomi Islam, sebagaimana mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, sudah sepantasnya menerapkan perekonomian berbasis Syariat Islam. Buku ini membahas tentang filsafat ekonomi Islam, sebagaimana yang kita ketahui, bahwa filsafat adalah induk dari segala ilmu, dan mengaji bagaimana ekonomi secara Ontologi, Aksiologi dan Epistimologi. Ontologi dalam filsafat ekonomi islam berkaitan tentang apa obyek yang ditelaah ilmu, dalam kajian ini mencakup masalah realitas dan penampakan, hal ini berkaitan dengan bagaimana ekonomi secara riil yang dirasakan. Epistemologi berkaitan dengan proses diperolehnyra ilmu, sedangakan ontologi adalah apa manfaat ilmu. Didalam penerapan keseharian perlu mengetahui bagaimana metodologi ilmu pengetahuan dalam ekonomi Islam, beberapa jenis ilmu yang dikemukakan oleh beberapa pendapat ahli. Didalam buku ini juga memaparkan nilai-nilai filosofis dalam defenisi, karakteristik dan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Pentingnya ushul fiqh dalam ekonomi dan keuangan modern, sebagaimana yang diketahui seperti halnya permasalahan bunga bank. ‘Illat’ sangat penting dalam permasalahan ekonomi dan keuangan modern saat ini, karena menjadi alasan apa dasar dari penetapan sebuah hukum.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku Ajar ini terdiri dari materi mata kuliah Filsafat Komunikasi, yang ditulis dengan tujuan agar mempermudah sistem pengajaran dan pembelajaran bagi mahasiswa Program Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Buku Ajar Filsafat Komunikasi ini sangat dibutuhkan saat proses perkuliahan pada Prodi Ilmu Komunikasi. Mata Kuliah Filsafat Komunikasi ini sebagai salah satu mata kuliah di program studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU, maka penulis merasa mempunyai tanggung jawab yang cukup besar.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
John Locke lahir di Wrington dekat Bristol pada tahun 1632. Ayahnya adalah seorang pengacara negara. Ia belajar filsafat di Oxford dan kemudian dipandang sebagai salah satu tokoh yang luar biasa pada Abad Pencerahan. Ia adalah penanda lahirnya era Modern dan juga era pasca-Descartes (post-Cartesian). Locke melakukan penyelidikan tentang pengetahuan manusia. Filsuf lain sebelum dia memang telah merenungkan dan menulis tentang hal tersebut. Namun, Locke benar-benar adalah filsuf pertama yang mengabdikan energi utamanya untuk menyelidiki pemahaman manusia, ruang lingkupnya, dan terutama batasannya—karena menurutnya, manusia tidak jarang menyia-nyiakan tenaganya untuk masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh akal manusia. Pengaruh empirisisme Locke paling baik dapat dilihat pada filsafat Berkeley dan Hume. Pengaruhnya juga sangat kuat pada etika, melalui elemen-elemen hedonistik dalam teori etika dan dalam teori politiknya. Dapat ditambahkan pula bahwa liberalisme ekonomi dari tipe laissez-faire, seperti yang ditemukan dalam tulisan ‘fisiokrat’ Prancis (contohnya, François Quesnay, 1694-1774) dan dalam Wealth of Nations karya Adam Smith pada tahun 1776, setidaknya memiliki hubungan jauh dengan teori ekonomi dan politik Locke.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Membaca zaman yang kian angkuh dan bobrok ini, perlu kembali pulang pada daya pikir yang radikal, menggali dan mempertanyakn ideologi-ideologi yang berhamburan dan menimbulkan kesenjangan kehidupan. Pikiran kritis yang filosofis menyobek kedok-kedok busuk yang lahir dari Rahim agama serta melenceng dari sistem pengetahuan, politik, ekonomi, kekuasaan, dan kebudayaan yang dikamuflase. Berangkat dari itu semua, hadirlah berbagai teori kritis filsafat yang seiring dengan kelamnya situasi dan kondisi zamannya, menuju panggilan moral keilmuan itu sendiri. Teori kritis filosofis menjadi steering committee untuk mendobrak proyek rekayasa yang didesain oleh aparat yang berkepentingan. Konsep kritik berangkat dari rasa ingin untuk berjuang demi memerdekakan manusia dari segala belenggu penjajahan dan penindasan, bahkan dari ideologi sekalipun.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku Filsafat ini adalah dengan berfilsafat atau berpikir secara ilmu pengetahuan merupakan salah satu hasil dari manusi berfilsafat, penilaian filsafat dapat dilakukan melalui teori kebenaran. Filsafat membimbing manusia untuk berpikir secara luas dan mendalam, yakni dengan berpikir secara universal dengan didukung upaya untuk mencapai radix dan menemukan esensi atau suatu permasalahan. Dari adanya hasil pemikiran tersebut kebenarannya secara ilmiah, obyektif, dan sistematis. dalam proses filsafat yang telah di pelajari. Sehingga bila digabungkan antara kata sejarah pemikiran filsafat yang mana memiliki arti seorang.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Kajian filsafat hukum ekonomi syariah merupakan cabang dari studi filsafat hukum Islam secara umum. Sebab itu, jika kajian filsafat hukum Islam masih bersifat umum yang memuat seluruh topik kajian hukum Islam, mulai dari ibadah, muamalah, munakahah, siyasah, hingga jinayah (hukum pidana Islam), maka kajian filsafat hukum ekonomi syariah akan berfokus pada kajian filosofis hukum-hukum yang berkaitan dengan muamalah maliyah kontemporer atau yang sering disebut sebagai hukum ekonomi syariah. Buku ini akan lebih spesifik membahas aspek filosofis akad-akad muamalah kontemporer yang merupakan basis pengembangan dan inovasi akad-akad produk di perbankan syariah. Ini dikarenakan literatur yang secara spesifik membahas topik ini masih sangat langka dan sangat dibutuhkan untuk membantu mahasiswa dalam memahami aspek filosofis hukum ekonomi syariah yang menjadi matakuliah di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kehadiran buku ini, diharapkan mampu mengisi kekosongan ini dan sekaligus berguna bagi mahasiswa dalam memahami nilai filosofis akad-akad muamalah kontemporer di dunia perbankan syariah. Buku ini layak dijadikan bahan ajar bagi matakuliah Filsafat Hukum Islam atau Filsafat Ekonomi Syariah yang diajarkan di program studi Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Hukum Ekonomi Syariah dan program studi lainnya yang relevan di perguruan tinggi Islam, STAIN, IAIN, dan UIN serta perguruan tinggi swasta lainnya yang menawarkan matakuliah yang sama Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Filsafat, sebagai the mother of knowledge, memiliki peran dalam pengembangan keilmuan dalam berbagai bidang. Pendekatan filsafat dalam pengembangan keilmuan dapat dilakukan dengan menggali dan mengembangkan aspek-aspek filosofis dalam keragaman cabang ilmu filsafat dan ilmu pengetahuan. Selain itu, pengembangan keilmuan juga dilakukan dengan menerapkan pendekatan filsafat melalui penggalian dan eksplorasi kearifan-kearifan lokal pada aspek-aspek agama dan budaya lokal. Apa yang sudah dihasilkan oleh para peneliti yang menjadi kontributor buku ini merupakan upaya-upaya pengembangan keilmuan dengan menggunakan keragaman objek formal dari ilmu filsafat untuk mengkaji objek material penelitian yang beragam, sesuai dengan minat dan pilihan setiap penulisnya. Pada Bab II, misalnya, berisi dua artikel yang membuktikan peran filsafat dalam pengembangan keilmuan. Bab III terdiri atas empat artikel yang mengkaji filsafat dan kearifan dalam aspek agama. Bab terakhir, yaitu Bab IV, terdiri atas empat artikel yang mengkaji filsafat dan kearifan dalam budaya lokal.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
History of the city Yogyakarta.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Filsafat merupakan pengetahuan tentang prinsip-prinsip yang menjadi penuntun pada pengetahuan tentang eksistensi sehingga mampu menentukan kebijakan dalam mencapai tujuan tertinggi. Lahirnya filsafat ilmu pengetahuan bermula dari aktivitas berpikir namun tidak semua aktivitas berpikir dapat disebut berfilsafat. Berfilsafat adalah berpikir yang tujuannya adalah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran sehingga dengan berfilsafat manusia dapat sampai kepada kebenaran. Buku ini memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai filsafat dan filsafat administrasi. Buku ini terdiri dari 18 bab, yang diawali dengan pembahasan mengenai Sejarah Perkembangan Filsafat sebagai pengantar untuk memahami kemunculan dan perkembangan filsafat serta filsafat klasik barat di Yunani dan Athena. Demikian pula filsafat klasik timur di Mesir, Sumeria, Iran, India dan Cina.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Setiap karya yang disusun atas landasan perencanaan dan penyusunan yang matang dapat memperoleh hasil yang baik. Penyusunan tersebut tentunya memiliki filosofi tersendiri yang berbeda dengan yang lain. Karya Filsafat Ilmu Pengetahuan tentu sudah sangat banyak dan tersebar luas di banyak kalangan, meskipun demikian, buku ini tetap mempunyai nilai filosofis yang memilikinya dengan berbagai makna berbeda dengan karya sejenis, minimal pada aspek ruang dan waktu dalam rencana dan penyusunannya. Pilihan materi dalam setiap Bab yang disajikan merupakan topik-topik yang dipandang sebagai bagian yang berperan dalam merunut kembali perkembangan ilmu pengetahuan dulu dan kini. Buku ini berusaha untuk menyambungkan kembali alur pengetahuan yang dianggap renggang akibat munculnya era globalisasi yang di barengi dengan model kehidupan yang begitu renggang atas masa dan kehidupan kini dengan masa lampau.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Jawaban pada Filsafat Kemiskinan oleh P. J. Proudhon, adalah salah satu dari karya paling penting mengenai Marxisme, karya utama Karl Marx yang ditujukan terhadap P. J. Proudhon, seorang ideologis borjuasi kecil. Tujuan kritik atas pandangan-pandangan Proudhon, yang secara serius mengganggu penyebarluasan komunisme ilmiah di kalangan kaum buruh, dan bersamaan dengan ini memberi pencerahan, –dari posisi materialisme ilmiah– atas sejumlah masalah teori dan taktik-taktik gerakan proletariat revolusioner.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Disusun sebagai upaya mengisi kelangkaan literatur studi ini, maka fakus utama buku ini adalah kajian etis dengan pendekatan filsafat terhadap studi komunikasi, baik sebagai ilmu (tingkat teoretis konseptual) sebagaimana yang tampak dalam bebrbagai teori, pemikiran, asumsi, dan pandangan tentang komunikasi, maupun sebagai aplikasi sebagaimana yang mewujud dalam perilaku dan tindakan berkomunikasi, khususnya yang menggunakan media. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMedia -Kencana-
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pendidikan mengalami perkembangan yang begitu pesat, baik pendidikan secara umum maupun pendidikan agama. Namun, perkembangan ini tidak disertai dengan pembangunan landasan filosofi yang kuat. Akibatnya, pendidikan menjadi kabur dan tujuan pendidikan tidak tercapai. Implikasi praktis ini juga menyebabkan ketidakjelasan arah pendidikan. Pemikiran yang bersifat fondasional banyak diabaikan oleh para pendidik sehingga terjadi kebingungan di kalangan peserta didik, bahkan para pendidik sendiri. Hal ini mengindikasikan pentingnya konstruksi "Filsafat Pendidikan". Filsafat pendidikan tidak boleh ditempatkan terpisah dari pendidikan dan peserta didik karena filsafat pendidikan bagian dari kehidupan manusia dan pendidikan itu sendiri. Buku ini menolong Anda memahami pengertian filsafat, filsafat pendidikan, hubungan filsafat pendidikan dan Pendidikan Agama Kristen, dan bagaimana membangun fondasi Pendidikan Agama Kristen yang kuat. Buku ini juga menunjukkan hubungan Pendidikan Agama Kristen dengan kebijakan nasional berkaitan dengan pendidikan agama. Buku ini sangat bermanfaat bagi Anda, para guru PAK dan pelayan gereja, yang memiliki perhatian terhadap Pendidikan Agama Kristen, baik di sekolah maupun gereja.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
"""Inilah buku ketiga dan terakhir dari buku-buku di dalamnya Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno memperkenalkan pemikiran Karl Marx dan pengaruhnya yang sedemikian dahsyat. Dalam Pemikiran Karl Marx. Dari Sosialisme Utopis ke Perselisihan Revisionisme (1991) , Prof. Magnis menjelaskan pokok-pokok pikiran Marx dan perkembangan Marxisme sampai sebelum Lenin. Sementara dalam buku kedua, Dalam Bayang-bayang Lenin. Enam Pemikir Marxisme dari Lenin sampai Tan Malaka (2003), ia memaparkan pikiran utama tokoh-tokoh yang telah mengubah Marxisme dari sebuah teori menjadi gerakan politik internasional, yang dengan nama komunisme pernah menguasai sampai sepertiga umat manusia. Dalam buku yang ketiga ini, Dari Mao ke Marcuse. Percikan Filsafat Marxis Pasca-Lenin, Prof. Magnis kemudian men jabarkan perkembangan teori-teori Marxis mulai dari Karl Marx sampai ke bagian kedua abad keduapuluh, serta pokok-pokok pikiran Mao Zedong, Ernst Bloch, Karel Kosík, Horkheimer dan Adorno, Marcuse hingga munculnya gerakan Kiri Baru. “Karl Marx, apalagi Lenin, tidak memahami diri sekedar sebagai pemikir—yang lantas pantas didiskusikan dalam rangka sejarah filsafat—melainkan sebagai pendorong praksis revolusioner… Maka mereka tidak dapat dibaca secara netral, dari perspektif pengamat tak terlibat. Para tokoh Marxis sendiri selalu kritis dan mengambil sikap, dengan hati yang terlibat pada usaha untuk menciptakan masyarakat yang benar. Saya pun bukan seorang penulis netral. Saya berusaha untuk memaparkan masing-masing pikiran seobjektif mungkin, tetapi saya berpendapat bahwa menyikapi pikiran merupakan tuntutan kejujuran maka saya tidak menyembunyikan sikap saya.”"""
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Dalam perspektif Qur'ani, manusia adalah makhluk khalifah, gambaran secara totalitas wujud manusia sebagai makhluk biologis (basyari), psikologis (insan), sosiologis (al-nas), dan bani adam. Yang keberadaannya tersusun dari jasad dan ruh, dengan fenotipe, ras, suku, bangsa dan bahasa yang beraneka ragam. Dalam dirinya terdapat hak dan kewajiban, yang apabila dapat diejawantahkan ke dalam sikap dan perilaku selama hidupnya, maka akan tetap bereksistensi dalam perikemanusiaan sampai batas akhir kehidupannya di dunia, yang disebut kematian, yakni berpisahnya jasad dan ruh; jasad kembali ke tanah dan ruh ke alam Barzah sampai hari kebangkitan. Setelah dibangkitkan, manusia menetap di akhirat untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan di dunia, di dalamnya ada surga dan neraka. Surga tempat orang yang beiman dan bertaqwa waktu di dunia, sedangkan neraka tempat orang yang berdosa. Surga, neraka, penghuni, dan penjaganya ada batas akhirnya sesuai dengan kehendak Allah sebagai pencipta yang qadim dan baqa'. Sedangkan makhluk bersifat hadis (baru) dan fana (binasa) yakni mengalami kehancuran dan kembali pada ketiadaan (dari tiada menjadi ada, dan dari ada menjadi tiada)