Abstrak
Ketika kita bicara mengenai hukum Islam maka kita berbicara mengenai fikih dan berbicara mengenai fikih dalam tradisi, maka kitapun tidak akan lepas dari pembicaraan mengenal mazhab. Fikih biasanya didefinisikan dengan al-’ilm bi al-ahkam asy-syar’iyyah al-‘amaliyah al-muktasabah min adillatiha al-asliyyah (ilmu mengenai hukum-hukum syar’i (hukum Islam) yang berkaitan dengan perbuatan/tindakan bukan akidah yang didapatkan dan dalil-dalilnya yang spesifik). Fikih juga didefinisikan dengan majmu’at al-ahkam asy-syar’iyyah al-’amaliyyah al-mustafadah min adillatiha attafsiliyyah1 . Definisi lebih singkat adalah yang disampaikan oleh Abu Ishaq asy-Syirazi, yaitu ma’rifat al-ahkam asysyar’iyyah allati tariquha al-ijtihad