Abstrak
ABSTRAK KHOLID NUGRAHA. NIM. 2013.16.01659 : PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI (KOMPETENSI DASAR MENGENAL TATA CARA BERSUCI ) DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) AL HIKMAH KOTA CIREBON Tenaga pengajar atau guru dituntut untuk bisa memilih model pembelajaran yang tepat dalam menyampaikan materi belajar untuk siswa jenjang kelas dasar model pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan hendaknya dijadikan bahan pertimbangan juga, sehingga tidak menyebabkan kejenuhan siswa dalam belajar, namun konsentrasi dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tetap terjaga. Model pembelajaran discovery learning yakni siswa memperoleh pengalaman belajar dari penemuan mereka sendiri dengan arahan dan bimbingan dari guru, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar sendiri. Penerapan model pembelajaran discovery learning merupakan salah satu model pembelajaran pembelajaran yang diarahkan pada upaya pemecahan masalah-masalah yang berkaitan dengan hasil belajar . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bentuk komparatif, desain true experimental design dengan bentuk eksperimen posttest only control design. Populasi yang digunakan yaitu kelas I SDIT Al Hikmah Harjamukti yang berjumlah 62 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik cluster sampling dimana anggota sample yang dipilih dilakukan dengan cara mengambil wakil dari setiap kelas I yakni sebesar 32 sampel dan pengumpulan datanya melalui tes bentuk multiple choice sejumlah 20 soal. Sedangkan pengolahan data menggunakan analisis data statistik yakni uji T-test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Hasil belajar siswa kelas I A SDIT Al Hikmah Harjamukti yang menggunakan model pembelajaran discovery learning berdasarkan hasil analisis data skor ideal diperoleh 100% artinya hasil belajar siswa termasuk dalam kategori baik. 2) Hasil belajar siswa kelas I B SDIT Al Hikmah yang tidak menggunakan model pembelajaran discovery learning berdasarkan hasil analisis data skor ideal diperoleh 95% artinya hasil belajar siswa termasuk dalam kategori baik. 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran discivery learning pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas I SDIT Al Hikmah Harjamukti yang diketahui berdasarkan hasil perhitungan uji T-test diperoleh t hitung (5,63) > t tabel (1,995) artinya Ha diterima dan Ho ditolak yakni adanya perbedaan yang signifikan namun termasuk dalam kategori sedang sebesar 0,311.