BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku yang berjudul Bumi dan Antariksa : Kajian Konsep, Pengetahuan dan Fakta, berisi/membahas tentang bumi dan antariksa meliputi kajian konsep, pengetahuan dan fakta. Buku ini terbagi menjadi beberapa Bab Bahan Belajar Mandiri (BAB) yaitu meliputi Litosfer, atmosfer, ekosistem hidrosfer, sumber daya alam, bentang alam, tata surya, anggota tata surya dan karakteristiknya, radiasi energi matahari, efek radiasi matahari terhadap bumi, planet bumi, dan bulan sebagai satelit bumi.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
”Jika Anda hanya membaca satu buku nonfiksi tahun ini, seharusnya yang ini... buku ini memaksa Anda menghadapi hal paling penting dibanding lainnya.” David Sexton, Evening Standard Parah. Lebih parah daripada yang Anda kira. Tak benar kalau dibilang perubahan iklim terjadi dengan lambat, apalagi kalau dibilang tak terjadi. Dan jika kekhawatiran Anda mengenai perubahan iklim sebatas efeknya menaikkan permukaan laut, itu belum apa-apa, baru secuil dari segala kemungkinan musibah yang disebabkannya, yang bisa terjadi bahkan dalam masa hidup seorang remaja sekarang. Selama beberapa puluh tahun belakangan, istilah “Antroposen” telah memasuki imajinasi populer—nama untuk era geologis yang kita alami, didefinisikan dengan campur tangan manusia terhadap planet ini. Namun meski Anda mungkin sadar bahwa kita telah merusak alam, dan jelas kita sudah melakukannya, siapa tahu kita justru baru memprovokasi alam, ketika dalam ketidaktahuan (awalnya) lalu ketidakpedulian (sekarang) kita membuat sistem iklim yang akan memerangi kita selama berabad-abad, barangkali sampai kita musnah. Sistem itu akan mengubah kita, merombak semua aspek cara hidup kita—planet ini bukan lagi menopang impian kemakmuran, melainkan mimpi buruk yang nyata. “Buku yang mencekam, menakutkan, dan menohok ini barangkali adalah penjelasan terluas sejauh ini mengenai bagaimana perubahan iklim akan mengubah segala segi kehidupan kita, mulai dari di mana kita hidup, apa yang kita makan, sampai cerita yang kita sampaikan. Bacaan wajib untuk dunia kita yang makin asing dan tak terduga.” Amitav Ghosh, penulis Flood of Fire
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Pertengahan November 2015 pemahaman bumi datar kembali menjadi pembicaraan populer didunia maya. Pro dan Kontra meramaikan pembahasan tersebut, termasuk di Indonesia. Informasi bumi datar mendorong lahirnya komunitas yang pro akan pemahaman itu. Mereka serius mengatakan bahwa bumi bukanlah berbentuk bola dan berotasi, melainkan diam dan datar seperti piringan cakram. Buku ini mengupas semua penjelasan pemahaman bumi datar yang penulis sebut sebagai Klaim Serius Bumi Datar. Sudut pandang fakta sejarah, tanda-tanda alam dan penjelasan kitab suci menjadi landasan klaim tersebut. Semua fenomena alam yang Anda sudah tahu selama ini, seperti terjadinya siang-malam, matahari terbit-terbenam, terjadinya fase bulan hingga terjadinya gerhana matahari-bulan bisa dijelaskan lebih logis dengan pemahaman bumi datar. Tidak hanya itu, pada pemahaman bumi datar gravitasi adalah mitos belaka, namun pemahaman bumi datar tetap bisa menjelaskan alasan mengapa benda jatuh secara logis. Banyak hal-hal yang dinilai sebagai sebuah kebohongan oleh pemahaman bumi datar, namun hingga kini Anda merasa itu telah benar dan merasa tidak perlu ditinjau kembali. Secara ringkas namun jelas, buku ini juga menjelaskan sejarah lahirnya pemahaman bumi bola dan bumi datar, serta tokoh penting pencetusnya. Buku ini dikemas dengan tulisan yang sederhana dan mudah dipahami bagi semua kalangan. Buku ini juga menyajikan gambar ilustrasi berwarna, foto-foto fenomena alam, serta tutorial untuk mengajak Anda melakukan percobaan rumahan yang mendukung kebenaran pemahaman bumi datar. Buku ini ditujukan kepada Anda para pencari kebenaran. Kepada orang-orang yang mau mengosongkan pikiran dalam menerima informasi mind blowing. Anda akan terbangun dan menyadari bahwa begitu banyak kejanggalan-kejanggalan dunia yang selama ini terjadi. Melalui buku ini Anda akan bisa membedakan antara fakta dan ilusi yang dibuat oleh para manusia yang berusaha menjadi dalang dunia.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
"Antariksa (atau yang disebut sebagai angkasa luar) adalah sebuah ruang hampa yang sangat luas terdiri dari objek apapun yang ada. Objek-objeknya termasuk ruang, waktu, galaksi, bintang, blackhole, nebula, planet, komet, meteor dan materi lainnya. Ukuran dari antariksa lebih besar daripada antariksa yang dapat diamati sekarang yang berdiameter 93 miliar tahun cahaya atau 880 x 1026 meter. Galaksi adalah suatu kumpulan obyek yang terdiri dari berbagai macam benda, seperti: planet, asteroid, bintang, sisa-sisa ledakan bintang, nebula, blackhole, dan sejumlah material bintang lainnya yang menempati volume ruang yang sangat besar. Semua benda-benda tersebut akan kita bahas di dalam buku ini."
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Lubos Kahouter, 38, Ahli Astronomi Cekoslowakia ikut dalam pelayaran menuju Samudera Atlantik di Kapal Queen Elizabeth II. Bersama penumpang lain, penemu komet ini ingin melihat kedatangan “kometnya”.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Tonni sering sekali membuang sampah sembarangan. Dan rupanya, ia mendapatkan balasan dari perbuatannya tersebut hingga akhirnya ia berjanji untuk menjadi penjaga kelestarian bumi setelah mendatangi masa depan bumi yang sangat mengerikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Ratusan ribu asteroid mengancam bumi. Negara maju mulai mengembangkan mitigasi bencana antariksa.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Beberapa tim proyek dari NASA, ESA dan organisasi lain telah menyelidiki kemungkinan membangun koloni di orbit. Mereka menemukan bahwa Bulan dan asteroid dekat Bumi memiliki cukup bahan yang tersedia, sehingga energi matahari tersedia dalam jumlah besar. Keuntungan dari sistem ini adalah kedekatannya dengan Bumi dan kecepatan lepasnya yang lebih rendah, yang memfasilitasi pertukaran barang dan jasa.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku ini bercerita tentang perjalanan seorang tokoh bernama Minke. Minke adalah salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Minke adalah seorang pribumi yang pandai, ia sangat pandai menulis. Tulisannya bisa membuat orang sampai terkagum-kagum dan dimuat di berbagai Koran Belanda pada saat itu. Sebagai seorang pribumi, ia kurang disukai oleh siswa-siswi Eropa lainnya. Minke digambarkan sebagai seorang revolusioner di buku ini. Ia berani melawan ketidakadilan yang terjadi pada bangsanya. Ia juga berani memberontak terhadap kebudayaan Jawa, yang membuatnya selalu di bawah. Selain tokoh Minke, buku ini juga menggambarkan seorang "Nyai" yang bernama Nyai Ontosoroh. Nyai pada saat itu dianggap sebagai perempuan yang tidak memiliki norma kesusilaan karena statusnya sebagai istri simpanan. Statusnya sebagai seorang Nyai telah membuatnya sangat menderita, karena ia tidak memiliki hak asasi manusia yang sepantasnya. Tetapi, yang menariknya adalah Nyai Ontosoroh sadar akan kondisi tersebut sehingga dia berusaha keras dengan terus-menerus belajar, agar dapat diakui sebagai seorang manusia. Nyai Ontosoroh berpendapat, untuk melawan penghinaan, kebodohan, kemiskinan, dan sebagainya hanyalah dengan belajar. Minke juga menjalin asmara dan akhirnya menikah dengan Annelies, anak dari Nyai Ontosoroh dan tuan Mellema.Melalui buku ini, Pram menggambarkan bagaimana keadaan pemerintahan kolonialisme Belanda pada saat itu secara hidup. Pram, menunjukan betapa pentingnya belajar. Dengan belajar, dapat mengubah nasib. Seperti di dalam buku ini, Nyai yang tidak bersekolah, dapat menjadi seorang guru yang hebat bagi siswa HBS dan Minke. Bahkan pengetahuan si nyai itu, yang didapat dari pengalaman, dari buku-buku, dan dari kehidupan sehari-hari, ternyata lebih luas dari guru-guru sekolah HBS.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Mereka mirip manusia tapi bukan manusia. Mereka hidup layaknya manusia; mereka makan, minum, menikah, dan memiliki keturuna. Mereka juga berperadaban, memiliki kerajaan, mendirikan kota, membangun jembatan dan membuat mesin-mesin." Mereka mirip manusia tapi bukan manusia. Mereka hidup layaknya manusia; mereka makan, minum, menikah, dan memiliki keturuna. Mereka juga berperadaban, memiliki kerajaan, mendirikan kota, membangun jembatan dan membuat mesin-mesin." Sebelum diciptakan Adam, bumi ini sudah ada penghuninya. Mereka mirip manusia tapi bukan manusia. Mereka hidup layaknya manusia; mereka makan, minum, menikah, dan memiliki keturunan. Mereka juga berperadaban, memiliki kerajaan, mendirikan kota, membangun jembatan, dan membuat mesin-mesin. Mereka menguasai teknologi tinggi hingga mampu menciptakan persenjataan, mereka telah menciptakan apa yang kita sebut sebagai nuklir. Juga pesawat terbang, teknik pengolahan dan peleburan logam yang nyaris sempurna. Dengan persenjataan itu mereka berperang, menindas sesamanya, dan saling menumpahkan darah. Bumi hancur lebur dibuatnya. Mereka telah melupakan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini, mereka dimusnahkan dari muka bumi ini untuk digantikan oleh khalifah yang baru, yaitu Adam. Siapakah mereka sebenarnya? Bagaimana bentuk tubuhnya? Seperti apa kegiatan sehari-harinya? Semaju apa peradaban dan perekonomiannya? Secanggih apa teknologinya? Apa saja sisa-sisa peradaban mereka? Seorang penulis lulusan Universitas Al Azhar, Mesir, me-ngungkapnya dalam buku ini. Dengan penguasaan kitab-kitab klasik, Al Quran, hadis, dan sumber-sumber kontemporer, penulis buku ini membongkar masa lalu yang penuh misteri. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat, “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah. Padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 30)
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Bumi adalah planet yang kita tinggali saat ini. Di Bumi terdapat beragam kekayaan alam. Selain manusia, tumbuhan dan binatang juga hidup di Bumi. Mengapa penduduk di belahan Bumi yang berbeda mengalami perbedaan waktu? Mengapa pula ada perbedaan musim di Bumi? Temukan informasi menarik dalam buku ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Biography of Prof. Dr. J.A. Katili, lecturer, and former Indonesian Ambassador to Russia, Kazakhstan, Turkmenistan, and Mongolia.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buku “Bumi Terancam Hancur” akan menjelaskan bagaimana bumi akan hancur akibat serangan asteroid. Namun semua itu dibuktikan berdasarkan fakta ilmiah. Bukan hanya kehancuran bumi yang akan dijelaskan dalam buku ini, namun bagaimana bumi itu tercipta. Bumi pada awalnya, ternyata terbentuk tidak langsung seperti sekarang ini, bumi tercipta melalui proses yang panjang sampai menjadi bumi yang kita pijak sekarang. Asteroid adalah ancaman terbesar bumi yang tidak diketahui kapan akan datang. Apakah asteroid itu? Kenapa benda itu bisa menghancurkan bumi? Fakta yang sangat luar biasa adalah bumi kita ini pernah hancur. Apa yang menyebabkan bumi kita hancur saat dahulu? Dan bagaimana bumi bisa terbentuk kembali. Apakah bumi akan hancur untuk kedua kalinya dan mengakhiri peradaban yang ada di dunia. Temukan jawabannya di buku ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Berisi refleksi atas seluk beluk peradaban, dalam berbagai bentuk kreativitas. Segala bentuk ekspresi dituangkan sepenuh hati dengan satu tujuan, memupuk dan menularkan semangat peduli lingkungan. Tercetaknya antologi ini menjadi pemantik Greentastik untuk melakukan aksi lainnya. Talenta tidak menjadi batas. Tidak tersekatkan pula oleh ruang dan waktu. Semua orang dengan berbagai latar belakang bisa bergerak bersama untuk memberikan dampak baik bagi peradaban. Apa pun aksinya, sekalipun tampak sederhana pasti mengandung nilai positif.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Environmental management in preventing climate changes in Indonesia.