Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

70 hasil
Subjek: Opini
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Geureuda; Antologi Opini Serambi Indonesia

2021•Koleksi Perpustakaan

Laporan Departemen Kesehatan, menempatkan Aceh paling jorok dalam hal merokok (Serambi, 3/2/09). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Aceh merupakan salah satu kawasan orang-orang yang banyak mengonsumsi rokok. Bila saja kita baca kembali apa yang disebutkan pada setiap bungkus rokok, “merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, penyakit jantung, dan gangguan kehamilan,” berarti karena rokok (akan) menyebabkan perokok di Aceh mendapatkan penyakitpenyakit yang tersebut pada bungkus rokok. Artinya, bila seseorang di Aceh sakit, maka ia akan berobat di Aceh, bukan di luar Aceh. Konkretnya, Aceh butuh rumah sakit atau lembaga medis atau obat-obatan untuk menanggulangi kemungkinan tersebut. Itulah tali-temali dari sebatang rokok. Sekilas apa yang diungkapkan di atas, memperlihatkan bahwa dari sebatang rokok sudah memperlihatkan kompleksitas permasalahan, yang semua itu kemudian menjadi problematika. Bila permasalahan rokok dalam konteks itu, maka tidak bisa tidak, bahwa Pemerintah harus memikirkan bagaimana menanggulangi ekses dari aktivitas merokok. Pemerintah harus menyediakan jasa layanan medis untuk penyakit yang ditimbulkan dari sebatang rokok. [Serambi Indonesia, 5 Februari 2009]

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Cuak

2021•Koleksi Perpustakaan

Seketat apapun aturan, ketidakhati-hatian bisa saja menimpa dokter, hakim, jurnalis, dan sebagainya. Makanya dalam keseharian, ada dokter yang salah mendiagnosa. Ada hakim yang salah melakukan vonis. Ada jurnalis yang tidak jujur. Ada advokat yang memihak kepada pihak tertentu secara subjektif. Semua itu adalah contoh-contoh kejadian yang pernah terjadi dalam lingkungan profesi. Namun siapa yang menetapkan bahwa mereka tidak hatihati? Kerapkali mereka mengatakan sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur. Terlepas dari hal tersebut, semua tindakan yang tidak seperti yang diharapkan, di dalam lingkungannya akan disebut dengan oknum. Ketika ada seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan yang tidak selaras dengan tekad dari apa yang mau dibangun bersama, maka dapat dipastikan bahwa tindakan tersebut akan menyakitkan bagi mereka sendiri. Ibaratnya seperti kata pepatah, ’nila setitik rusak susu sebelanga’, maka seorang yang melakukan kesalahan, biasanya yang lain juga turut merasakan getahnya. Begitulah dengan setiap profesi. Perilaku buruk segelintir orang, sadar atau tidak, diakui atau tidak, langsung atau tidak, turut berpengaruh terhadap keberadaan profesi secara keseluruhan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Suara Dari Bogor Membangun (opini) Sistem Agribisnis

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini diarahkan menjadi bacaan yang ringan tetapi bernas, mudah tetapi berisi, serta ringkat tetapi padat, dan dapat diterima oleh spektrum kalangan umum yang luas mulai dari mahasiswa, dosen dan peneliti, konsultan dan pengamat, aparat pemerintah, pengusaha, petani dan pemimpin organisasi petani, dan bahkan peminat bidang lain di luar bidang pertanian itu sendiri.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Dilema bangsaku

2021•Koleksi Perpustakaan

On sociopolitical conditions in Indonesia; collected articles previously published in Jawa Pos daily from 1998 to 2012.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Guru Menulis Himpunan Opini (Penerbit Pustaka Tunggal)

2021•Koleksi Perpustakaan

Perlawanan rakyat Madura di bawah pimpinan Pangeran Trunojoyo (1674-1679)juga berkobar dengan sangat dahsyat. Kedudukan Mataram yang telah bersekutu dengan VOC dibawah kekuasaan Amangkurat I dapat ditaklukan. Ia berperang dengan Mataram dan VOC bukanlah untuk kekuasaan, tapi hanya ingin melenyapkan kedzaliman sang penguasa pada rakyat serta ingin melenyapkan praktik budaya Barat, seperti mabuk-mabukan atau dansa-dansaan yang telah merasuki jantung kota Mataram sejak kesultanan ini bersekutu dengan VOC sepeninggal sultan Agung. Pada tanggal 31 Desember Tahun 1799 VOC dibubarkan karena bangkrut akibat praktik-praktik kronis korupsi. Pembubaran VOC tidak menyurutkan langkah bangsa Belanda untuk angkat kaki dari bumi pertiwi. Tapi malah, menjadi langkah awal penetrasi lebih lanjut akan kerakusan bangsa itu dalam menjajah nusantara. Sejak tahun 1800, Indonesia secara resmi di bawah injakan bangsa Belanda. Dan mereka menamakan dirinya dengan ‘Hindia-Belanda’. document.getElementById('_getDocumentWindow').onclick(window);

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HR

2021•Koleksi Perpustakaan

Public opinion on life and works of Hatta Rajasa as a Coordinating Minister for Economics of the Republic of Indonesia, 2009-2014; collection of articles.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Partai Politik Pun Berguguran

2021•Koleksi Perpustakaan

Seperti yang sudah banyak diduga. Puluhan bahkan ratusan partai politik yang ada akan gugur satu per satu. Ada yang gugur karena alasan administratif. dan tidak kalah banyaknya, pelan-pelan partai akan pula gugur karena kehilangan pendukung. Demokrasi yang sehat pada waktunya hanya dapat menampung paling banyak empat sampai lima partai politik saja. Di seluruh dunia, tidak ada negara demokrasi yang sehat hidup dengan ratusan partai politik. Berbagai cara digunakan untuk memperkecil jumlah partai politik yang hadir di parlemen. Alam demokrasi tentu tidak menggunakan larangan secara langsung bagi pendirian partai politik. Pembatasan partai politik dilakukan dengan menerapkan berbagai prosedur sistem pemilu. Secara sah. legal. dan demokratis, sistem pemilu menjadi alat rekayasa yang dapat menyeleksi dan memperkecil jumlah partai politik dalam jangka panjang.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail