Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

35 hasil
Subjek: KONSELING BELAJAR
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

BIMBINGAN DAN KONSELING BELAJAR (Teori dan Aplikasinya)

2021•Koleksi Perpustakaan

Salah satu bidang dalam Bimbingan dan Konseling adalah bidang belajar. Secara umum buku ini membahas mengenai hakikat bimbingan belajar, tujuan, fungsi, pendekatan dan prosedurnya. Bimbingan dan Konseling belajar berpijak pada prinsip-prinsip belajar dan konsep-konsep kunci mengenai faktor penentu keberhasilan belajar. Mengingat paradigma BK komprehensif yang mengedepankan upaya pengembangan dan preventif, maka kajian mengenai keterampilan untuk mencapai keberhasilan belajar seperti memahami gaya belajar, peningkatan efikasi diri akademik, motivasi belajar, dan regulasi diri dalam belajar menjadi bahasan penting. Disamping itu pemahaman pembaca baik akademisi, praktisi, maupun para calon Guru BK/ Konselor akan berbagai kesulitan dan masalah belajar serta diagnosa dan manajemen masalah belajar siswa menjadi bahasan penting dalam buku ini.

21 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PANDUAN UNTUK KONSELOR TEKNIK SELF MANAGEMENT DALAM BINGKAI KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku panduan untuk konselor ini mengajarkan kepada siswa mengenai ketrampilan mengelola diri melalui Teknik Self Management. Buku panduan ini terdiri atas dua bagian yaitu pendahuluan dan pelaksanaan konseling. Bagian pelaksanaan konseling terdiri dari tiga tahapan. Tahapan 1 assesment, tahapan 2 implementasi teknik khususnya teknik self management , tahapan 3 evaluasi.

49 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Reorientasi Implementasi Kurikulum Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat Dalam Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

2021•Koleksi Perpustakaan

Reorientasi Implementasi Kurikulum Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat dalam Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini disusun dimaksudkan sebagai rambu-rambu yang digunakan untuk memandu Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka pada tataran Program Studi Bimbingan dan Konseling, terutama kepada Dosen Pembimbing Akademik (DPA), dosen pengampu perkuliahan, dan mahasiswa yang mengikuti perkuliahan. Penyusunan Reorientasi Implementasi Kurikulum Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat Dalam Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka melibatkan unsur Pimpinan Program Studi dan Tenaga Pendidik Program Studi Bimbingan dan Konseling yang kemudian bekerja sama merumuskan dan menurunkan ketentuan dan panduan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pihak Universitas Lambung Mangkurat kemudian disesuaikan dengan visi dan misi yang disusun oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling. Reorientasi Implementasi Kurikulum Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat Dalam Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pelayanan Konseling Melalui Telepon

2021•Koleksi Perpustakaan

Pelayanan konseling adalah salah satu jawaban paling nyata untuk manusia yang hidup dalam keputusasaan, kerapuhan, tekanan, dan ketidakberdayaan. Sayangnya. pelayanan ini kadang-kadang tidak efektif karena klien harus membuat janji dan menunggu berhari-hari sebelum menceritakan pergumulannya padahal ia ingin segera membagi beban penderitaannya. Di samping itu, kendala budaya mulai menghambat. Klien lebih suka memilih untuk menekan perasaan dan menyimpan persoalan dalam hati mereka sendiri daripada menceritakannya secara blak-blakan. Di tengah kondisi ini, pelayanan konseling melalui telepon menjadi alternatif terbaik. Pelayanan konseling melalui telepon bukan sekadar pelayanan yang non-threatening ("tidak menakutkan') bagi siapa saja, tetapi juga dapat menembus batas ruang dan waktu. Pelayanan ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Klien tak perlu membuat janji, menunggu berhari-hari, dan merasa takut rahasia kehidupan pribadinya diketahui oleh lingkungan tertentu. la bahkan dengan bebas dapat mengutarakan apa saja tanpa perlu menyebutkan nama dan identitas pribadinya. Buku ini tepat bagi Anda -konselor yang melakukan pelayanan konseling melalui telepon maupun formal (tatap muka). Dijamin pelayanan Anda akan menjadi lebih efektif dan banyak orang menderita ditolong.

13 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

BIMBINGAN KONSELING DI ERA PANDEMI COVID-19 Sekumpulan Sejarah dan Perkembangan Konseling hingga Pandemi Melanda Dunia dan Permasalahnya

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku Bimbingan Konseling di Era Pandemi Covid-19 ini merupakan susunan sejarah bimbingan konseling, permasalahan, dan penanganannya. Yang mana sebagai orang yang terlibat di dalam dunia pendidikan tentu merasa terpanggil untuk melaksanakan bimbingan dan konseling. Begitu juga dalam memandang “masah muri”. Jangan sampai ini diucapkan terbalik menjadi “murid Bermasalah”. Ini sekedar salah ucap tetapi sekaligus memiliki implikasi berbeda. Guru BK harus benar-benar dibebaskan untuk mengurus masalah ini karena mereka mempunyai otoritas ilmu dan teknik untuk menanganinya. Jangan sampai guru BK tenggelam atau ditenggelamkan pusaran konservatisme yang biasanya sangat getol menghardik murid atas nama menegakkan aturan, strength dalam pembelajaran atas nama mempercepat pemahaman murid, dan lain sebagainya. Meskipun bukan sebagai guru Bimbingan dan Konseling pun akan merasa terpanggil untuk memperbaiki keadaan terlebih di era Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini. Buku ini bisa dijadikan inspirasi dan referensi bimbingan konseling kapanpun dan dimanapun kita berada, baik guru BK maupun bukan guru BK, bahkan orangtua murid dan pemerhati pendidikan. Kita harus siap memberikan yang berharga kepada sesama, demi meraih kemuliaan di sisi-Nya dan berharap diridhai Allah subhanahu wa ta’ala.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Konseling

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku pendamping yang berjudul “Bimbingan Konseling Kelas 7 untuk SMP/MTs Semester Genap” ini berisi 8 (delapan) bab pembahasan, yang meliputi Perubahan Fisik dan Psikis pada Remaja; Etika Pergaulan Teman Sebaya; Mengenal Minat dan Bakat; Membangun Pribadi yang Bertanggung Jawab; Menjadi Pribadi yang Mandiri; Bijak dalam Menggunakan Media Sosial; Pandai dalam Mengatur Waktu; dan Bullying dan Cara Mengatasinya. Buku pendamping ini diharapkan menjadi pendorong utama bagaimana aspek afektif dan psikomotorik peserta didik diolah sesuai dengan karakter dan budaya bangsa sesuai dengan Standar Kompetensi Kemandirian (SKK) peserta didik pada Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs). Sehingga buku ini dapat dimanfaatkan sebagai panduan untuk membentuk diri sesuai dengan karakter dan budaya bangsa.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KETERAMPILAN KONSELING BERBASIS METAKOGNISI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini mendeskripsikan sosok utuh kompetensi konselor mencakup kompetensi akademik dan kompetensi profesional sebagai satu keutuhan. Kompetensi akademik merupakan landasan ilmiah dari kiat pelaksanaan pelayanan profesional konseling dan merupakan landasan bagi pengembangan kompetensi profesional. Unjuk kerja konselor sangat ditentukan oleh kualitas penguasaan keempat kompetensi tersebut yang tentu juga dilandasi oleh nilai, sikap, dan kualifikasi pribadi yang mendukung (displin, sabar, tepat, waktu, dapat dipercaya dan lain-lain). Untuk bidang pendidikan profesional konselor, salah satu unsur utama program kurikuler adalah latihan pembentukkan metakognisi konselor (Jones, 2001)

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan dan Konseling Belajar Bagi Siswa di Sekolah

2021•Koleksi Perpustakaan

Kemandirian belajar siswa merupakan salah satu unsur yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar siswa, apabila siswa memiliki kemandirian belajar yang baik akan memudahkan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah. Isi buku ini mengenai gambaran tentang kondisi belajar siswa di sekolah, peran guru bimbingan dan konseling sebagai bagian dari sistem pembelajaran di sekolah, konsep dasar bimbingan belajar, konsep dasar kemandirian belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar siswa, dan program bimbingan belajar yang sesuai untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa di sekolah.

27 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan dan Konseling di Taman Kanak-kanak

2021•Koleksi Perpustakaan

Layanan bimbingan di sekolah lebih dikhususkan di Taman Kanak-kanak. Kegiatan ini membutuhkan yang lebih sistematis dan terarah sehingga adanya buku ini bisa dijadikan rujukan dalam mendampingi dari setiap problem atau masalah yang di alami dan dihadapi anak di Taman Kanak-kanak. Problem yang sifatnya pribadi maupun sosial. Hal ini diungkapkan bahwa bimbingan pribadi merupakan bimbingan yang diberikan kepada anak TK dalam usaha untuk membantu mengenal diri dan mampu mengatasi kesulitan pribadi dengan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan bimbingan sosial adalah bantuan yang diberikan kepada anak TK, agar dapat mengenal lingkungannya, menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dan menjalin hubungan atau interaksi dengan sesama diberbagai kalangan.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Dan Konseling (Bagi Guru Dan Calon Guru Mata Pelajaran)

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku kategori keguruan dan ilmu pendidikan yang berjudul Bimbingan Dan Konseling (Bagi Guru Dan Calon Guru Mata Pelajaran) merupakan karya dari Sutirna. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin hari semakin canggih dan tidak bisa diprediksi oleh akal manusia tentang apa yang akan terjadi. Bimbingan dan Konseling sebagai mata kuliah yang wajib diterima oleh seluruh mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan yang tidak mengambil program studi bimbingan dan konseling dengan harapan bisa menjadi katalisator dalam mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengarah kepada dampak negatifnya. Untuk mencapai hal tersebut, para mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan non program studi bimbingan dan konseling diberikan ilmu layanan bimbingan dan konseling melalui mata kuliah Bimbingan dan Konseling bagi Guru Mata Pelajaran.

29 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Konseling di Sekolah

2021•Koleksi Perpustakaan

Bimbingan dan Konseling hari ini dalam kenyataannya belum menjadi keutamaan di sekolah-sekolah, terlebih pada sekolah-sekolah di daerah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur. Argumentasi utamanya adalah masih kurangnya tenaga Guru apalagi yang memiliki kualifikasi khusus untuk disiplin ilmu Bimbingan dan Konseling. Dalam pengalokasian waktupun, jelas terlihat tidak banyak sekolah yang menyiapkan jam untuk Bimbingan dan Konseling. Istilah yang bisa menjelaskan situasi ini adalah Bimbingan Konseling masih menjadi pelajaran kelas dua (Second cllass). Boro-boro menyiapkan konselor atau guru BK, untuk guru mata pelajaran saja masih kesulitan. Bukan hal yang mengejutkan jika di NTT kita masih menemukan di satu Sekolah Dasar dengan enam rombongan belajar hanya terdapat dua orang guru, termasuk Kepala sekolah. Tentu menyiapkan tenaga khusus untuk menengani Bimbingan dan Konseling dalam kondisi seperti ini, sangat jauh dari kenyataan.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Panduan Praktis Evaluasi dan Supervisi Bimbingan Konseling

2021•Koleksi Perpustakaan

Evaluasi merupakan jantung perubahan dan perkembangan suatu organisasi, program, kegiatan, atau institusi. Tanpa evaluasi yang baik, suatu kegiatan, program, atau organisasi sulit diharapkan untuk berkembang secara kompetitif. Sedangkan, supervisi adalah sebuah proses sistematis dan berkelanjutan dalam pengumpulan, analisis, dan penggunaan informasi untuk mengontrol manajemen dan pengambilan keputusan. Sebagai konselor, Anda tentu harus melakukan evaluasi dan supervisi untuk mengukur semua proses kegiatan bimbingan konseling, apakah sudah berjalan sesuai rencana atau belum? Kurang, cukup, baik, atau bahkan excellent-kah usaha Anda? Hanya saja, banyak konselor yang mengabaikannya. Buku ini hadir untuk membahas tuntas mengenai evaluasi dan supervisi. Selain itu, dijelaskan pula pentingnya evaluasi dan supervisi—khususnya dalam bimbingan konseling—lengkap dengan panduan praktis dan contoh instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan supervisi bimbingan konseling. Selamat membaca!

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini diawali dengan pemahaman mengenai kompetensi guru, jenis guru, dan tugas pokok guru yang berguna untuk memperluas wawasan dan pemahaman pembaca tentang tugas-tugas dalam bidang kependidikan. Pada bagian berikutnya dikemukakan tentang bimbingan dan konseling dari aspek pengertian, tujuan, arah pelayanan, fungsi, prinsip, azas, kode etik, bidang pelayanan, jenis-jenis layanan, kegiatan pendukung bimbingan dan konseling, dan format kegiatan bimbingan dan konseling. Selanjutnya dijelaskan implementasi pelayanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum 2013, peran dan tanggung jawab personil sekolah serta peran pengawas bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Konseling Di SD (Mendampingi Siswa Meraih Mimpi)

2021•Koleksi Perpustakaan

Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sejatinya adalah kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena merupakan bagian dari sebuah kompetensi pedagogik. Oleh sebab itu, Bimbingan dan Konseling menjadi salah satu mata kuliah wajib pada Program Studi PGSD di Universitas Kuningan yang learning outcome-nya adalah mahasiswa mampu menguasai konsep tentang karakteristik perkembangan peserta didik di sekolah dasar (baik perkembangan fisik, psikologis, dan sosial); Menguasai konsep dan teknik evaluasi proses dan evaluasi hasil pembelajaran di sekolah dasar; dan Mampu menerapkan layanan bimbingan penyuluhan di sekolah dasar untuk memecahkan permasalahan yang terkait dengan perilaku siswa dalam pembelajaran secara mandiri sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. Bimbingan Konseling Di SD (Mendampingi Siswa Meraih Mimpi) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik

2021•Koleksi Perpustakaan

Istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Seperti yang dikatakan oleh Van den Daele (Hurlock, 1980) bahwa perkembangan adalah perubahan secara kualitatif. lni berarti bahwa perkembangan bukan sekadar penambahan ukuran pada tinggi dan berat badan seseorang atau kemampuan seseorang, melainkan suatu proses integrasi dari banyak stuktur dan fungsi yang kompleks. lndividu yang dimaksud dalam tulisan ini adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran. Adapun perkembangan adalah perubahan yang dialami oleh individu menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik mengenai fisik maupun psikisnya. Jadi perkembangan individu di sini adalah perubahan yang dialami oleh siswa menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik fisik maupun psikisnya. Proses perkembangan pada diri individu yang sedang mengalami proses pendidikan perlu dipahami oleh para pendidik. Apakah siswa mengalami perkembangan atau sebaliknya. Oleh karena itu tanggung jawab terhadap perkembangan individu sebagai siswa menjadi bagian dari kehidupan pendidik. Buku Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar : Teori dan Aplikasi Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling Belajar.

2021•Koleksi Perpustakaan

Judul :Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar : Teori dan Aplikasi Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling Belajar. Penulis : Fuadi Totok Agus Suryanto, M.Si Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 185 Halaman ISBN : 978-623-68729-7-0 Bimbingan dan konseling belajar merupakan proses pemberian bantuan yang dilakukan via wawancara konseling oleh konselor kepada peserta didik, atau suatu interaksi atara konselor dan konseli secara face to face atau lainnya untuk membantu memahami, menganalisa dan mengatasi masalah sehingga kemudian konseli dapat berkembang secara optimal. Setiap manusia memiliki permasalahan-permasalahan pada dirinya, baik pribadi, kelompok, sosial, belajar maupun karier. Namun jamak manusia yang tidak dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut, sehingga diperlukan bantuan dari seorang di luar dirinya yang disebut konselor. Lebih khusus lagi, bimbingan dan konseling belajar merupakan proses pemberian bantuan terhadap peserta didik yang sedang mengalami gangguan atau permasalahan-permasalahan pada dirinya sehingga hal itu dapat menghambat terhadap proses pembelajaran secara maksimal. Sementara itu, tujuan bimbingan konseling secara umum, yaitu untuk membantu individu dalam mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan yang dimilikinya, berbagai latar belakang yang ada sesuai dengan tuntutan positif lingkungan. Tujuan bimbingan konseling secara khusus, yaitu penjabaran dari tujuan secara umum yang dikaitkan langsung dengan permasalahan yang dialami oleh peserta didik, dari aspek pribadi, sosial, belajar dan karier. Buku ini berusaha menggambarkan tentang bimbingan dan konseling belajar mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga pendidikan di Perguruan Tinggi, serta tidak luput juga bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus, dan yang terakhir e-counseling yang lagi ngetren akhir-kahir ini.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini pada dasarnya menggambarkan dan memahami diri sebagai pribadi maupun sebagai sosial. Dalam hal ini merupakan upaya untuk mengembangkan kemampuan individu untuk menghadapi dan mengatasi masalah pribadi dan sosial dengan menciptakan lingkungan interaktif, pendidikan yang kondusif, mengembangkan sistem pemahaman diri dan sikap positif, serta mengembangkan keterampilan pribadi dan sosial.

36 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini diberi judul “Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling” yang merupakan rangkuman dari berbagai referensi dan sumber bacaan. Dengan adanya buku ini, diharapkan bisa menjadi bahan acuan dan dapat memberikan gambaran terkait tentang bagaimana hakikat, konsep sampai dengan perkembangan bimbingan dan konseling saat ini serta penerapannya dalam dunia Pendidikan. Buku ini akan membahas lebih detail tentang: Bab 1 Hakikat Bimbingan Konseling Bab 2 Landasan Layanan Bimbingan dan Konseling Bab 3 Ruang Lingkup Bimbingan Konseling Bab 4 Perkembangan Bimbingan Konseling Bab 5 Persoalan-Persoalan BK di Sekolah Bab 6 Bimbingan dan Konseling Lintas Budaya Bab 7 Sasaran Bimbingan dan Konseling

41 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kumpulan Soal Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Guru Bimbingan Konseling

2021•Koleksi Perpustakaan

Kumpulan Soal Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Guru Bimbingan Konseling PENULIS: Taufik Hidayat Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-281-762-3 Terbit : Agustus 2020 Sinopsis: Setelah dinyatakan lulus SKD, maka peserta akan melaksanakan tes yang ketiga yaitu Seleksi kompetensi bidang (SKB). Pada tahap Seleksi kompetensi bidang (SKB) ini para pelamar akan diuji sebatas mana kemampuan bidang nya karena soal Seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah soal-soal berkaitan dengan bidang jurusannya. jadi Seleksi kompetensi bidang (SKB) setiap jurusan pasti beda soal. Soal-soal Seleksi kompetensi bidang (SKB) mencakup wawasan seorang guru dalam bidang pengajaran dan juga mencakup wawasan seorang pendidik ataupun formasi lainnya dalam memberikan ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap anak didiknya. materi dalam Seleksi kompetensi bidang (SKB) ini berkaitan dengan kompetensi, kemampuan dan kecakapan seorang tenaga pengajar. Buku ini akan membantu dan mempermudah kalian yang akan menghadapi Tes SKB CPNS Guru Bimbingan Konseling karena berisi tentang Panduan Umum Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Pendidik, Soal Tes Pedagogik, Soal dan Kunci SKB Bimbingan Konseling, Latihan Soal SKB Bimbingan Konseling www.guepedia.com Email : guepedia@gmail.com WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

2021•Koleksi Perpustakaan

Menurut Horisin (2007) bimbingan dan konseling sering dimaknai secara tidak tepat oleh sebagian orang bahkan oleh praktisi bimbingan konseling sendiri. Dengan kata lain sering muncul persepsi negatif tentang bimbingan konseling dari sebagian kepala sekolah, pengawas, pegawai, guru-guru, siswa bahkan guru pembimbing sendiri. Beberapa kesalahan itu menurut Prayitno (Tohirin 2007) yaitu : 1. Bimbingan dan koseling disamakan saja dengan pendidikan, sehingga bimbingan konseling tidak diperlukan kerena di sekolah telah tempat diselenggaralannya pendidikan, sehingga dengan sendirinya bimbingan konseling telah masuk kedalam proses pendidikan tersebut. Sekolah tidak perlu melaksanakan pelayanan bimbingan konseling secara mandiri, tetapi mantapkan saja pengajaran sebagai pelaksanaan nyata dari usaha pendidikan. 2. Bimbingan konseling dipisahkan dari pendidikan. Pelayanan bimbingan konseling dianggap harus benar-benar dilaksanakan secara khusus oleh tenaga-tenaga yang ahli dalam bidangnya dan secara nyata harus dibedakan dari praktik pengajaran dan pendidikan. 3. Guru pembimbing atau konselor di sekolah dianggap sebagai polisi sekolah yang tugasnya menjaga dan mempertahankan tata tertib, disiplin dan keamanan sekolah. Anggapan tersebut muncul karena sering muncul fakta-fakta di mana guru pembimbing diberikan tugas mengusut perkelahian antar siswa, pencurian di kelas, mengintrogasi siswa yang bersalah dan menghukum siswa yang melakukan kesalahan. 4. Bimbingan konseling dianggap semata-mata proses pemberian nasihat. Selain pemberian nasihat, umumnya siswa membutuhakan hal lain sesuai dengan masalah yang dihadapinya, yang memerlukan pelayanan lain seperti pemberian informasi, penempatan, penyaluran, bimbingan belajar dan pelayanan khusus. 5. Bimbingan konseling dibatasi hanya menangani masalah yang bersifat insidental (waktu tertentu saja) yaitu pada saat siswa mendapatkan masalah. Padahal bimbingan konseling menjangkau dimensi waktu yang bukan hanya waktu sekarang, namun juga masa lalu dan masa yang akan datang, karena biasanya masalah yang dihadapi siswa sekarang ini berkaitan dengan masa lalu dan akan berdampak pada masa yang akan datang. 6. Bimbingan konseling hanya untuk siswa tertentu saja. Khusus pada anak-anak yang memiliki keistimewaan seperti karena warna kulit, status atau kekayaan. Hakikatnya bimbingan konseling diberikan kepada individu atau kelompok yang memerlukannya. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap siswa dalam pelayanan bimbingan konseling. 7. Bimbingan konseling melayani orang sakit atau orang yang kurang normal adalah merupakan anggapan yang kurang tepat. Bimbingan konseling melayani orang yang normal dan sehat yang mengalami suatu masalah tertentu. Jika ada siswa yang mengalami masalah fisik (sakit) maka yang ia akan menjadi pasien dokter dan jika mengalami masalah psikis seperti gangguan jiwa yang atau stres maka sebaiknya menjadi pasien psikolog. 8. Bimbingan konseling bekerja sendiri. Hal tersebut merupakan anggapan yang keliru karena bimbingan konseling terintegrasi dengan program pendidikan dan pembelajaran lainnya di sekolah. Oleh karena itu guru pembimbing harus bekerja sama dengan orang-orang yang dapat membantu menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi sisiwa seperti bekerja sama dengan orang tua, guru, teman di sekolah dan di luar sekolah. 9. Konselor harus aktif dan siswa harus pasif adalah anggapan yang tidak tepat, karena proses pelayan bimbingan konseling bukan hanya menuntut keaktifan dari konselor, namun juga menuntut keaktifan dari siswa. 10. Bimbingan konseling dapat dilakukan oleh siap saja. Ini merupakan anggapan yang keliru karena pelayanan bimbingan konseling dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan yang mengikuti teori, tujuan, metode dan asas tertentu. Oleh karena itu pelayanan bimbingan konseling tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. 11. Bimbingan konseling berpusat pada keluhan saja, juga merupakan anggapan yang keliru, karena pemberian layanan bimbingan konseling memang diawali dengan melihat gejala atau keluhan awal yang disampaikan oleh siswa. Tetapi seorang konselor apabila pembahasanya dikembangkan, sering kali ternyata masalah yang sebenarnya lebih kompleks dari yang disampaikan oleh keluhan pertama siswa, sehingga pemberian bantuan harus dipusatkan kepada masalah yang sebenarnya. Konselor harus mampu menyelami sedalam-dalamnya masalah siswa yang sebenarnya. 12. Bimbingan konseling harus memiliki hasil yang harus segera dilihat. Anggapan tersebut adalah merupakan anggapan yang keliru, karena pelayanan bimbingan konseling berkenaan dengan aspek-aspek psikis dan tingkah laku, yang tidak semudah membalik telapak tangan, yang kemungkinan hasil bimbingan tidak langsung terlihat. 13. Bimbingan konseling menggunakan pemecahan masalah yang sama kepada semua siswa. Padahal sebenanya setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lain. Masalah yang sama dialami oleh dua orang yang berbeda kemungkinan akan menuntut cara pemecahan yang berbeda. 14. Bimbingan konseling memusatkan pada pengunaan instrumen. Ini merupakan anggapan salah karena instrumen hanyalah merupakan alat bantu dalam melakukan bimbingan konseling. Intrumen tersebut tidak boleh mengganggu, menghambat bahkan melumpuhkan usaha pelayanan bimbingan konseling. Artinya dengan instrumen atau tampa instrumen , usaha bimbingan pelayanan bimbingan konseling tetap harus dilakukan.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail