Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Reaksi Pasar Modal Setahun Setelah Pandemi Covid-19

Koleksi Perpustakaan•Deepublish•8 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Momentum bersejarah pasar modal Indonesia adalah adanya penggabungan antara Bursa Paralel Indonesia dengan Bursa Efek Surabaya pada tahun 1995. Hal ini ternyata berhasil menjadikan pasar modal Indonesia lebih aktif dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Selanjutnya pada tahun 2007 diadakan persetujuan para pemegang saham kedua bursa, dimana Bursa Efek Surabaya digabungkan ke dalam Bursa Efek Jakarta yang kemudian menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI). Momentum penting ini berhasil diciptakan untuk meningkatkan peran pasar modal dalam perekonomian Indonesia. Sejak saat itu banyak inovasi yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia untuk memperoleh kepercayaan investor baik dari sisi regulasi maupun infrastruktur. Kondisi inilah yang diharapkan mampu memudahkan siapa pun untuk bisa mengikuti trading di Bursa Efek Indonesia. Aktivitas pasar modal yang berkembang pesat ini ternyata membawa perubahan besar terhadap kebutuhan informasi yang berkualitas. Hal ini dikarenakan informasi menjadi elemen dasar yang harus dimiliki oleh investor apabila ingin melakukan investasi di pasar modal. Keputusan rasional menjadi prioritas utama sehingga diperlukan informasi yang relevan untuk mengidentifikasikan kinerja perusahaan emiten. Jenis informasi ini sangat beragam misalnya kondisi makro ekonomi dan moneter, kondisi bisnis, atau informasi yang khusus perusahaan emiten seperti laporan keuangan. Reaksi Pasar Modal Setahun Setelah Pandemi Covid-19 ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Kata kunci

Pasar Modal dan Investasi Syariah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Reaksi Pasar Modal Setahun Setelah Pandemi Covid-192022 · oai:ais:library-item:30314

Publikasi terkait