Abstrak
Keragaman masyarakat dapat menimbulkan kerawanan konflik, sebagaimana sejarah Kota Surakarta. Kerusuhan tahun 1998 telah merusak kerukunan masyarakat Surakarta dan menyadarkan betapa pentingnya menjaga kerukunan dalam keragaman. Untuk mencegah terjadinya konflik, diperlukan pemahaman warga masyarakat terhadap multikulturalisme dalam masyarakat yang beragam. Pemahaman multikulturalisme dapat diajarkan melalui pembelajaran PKn berbasis multikulturalisme dalam perspektif psikologi sosial Islam. Pendidikan Kewarganegaraan: Berbasis Multikulturalisme Perspektif Psikologi Sosial Islam ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak
Kata kunci
Pendidikan Multikultural, PENDIDIKAN ISLAM, Kewarganegaraan, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan lingkungan sosial, Pendidikan multikulture