Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan muhadhoroh sebagai sarana pembentukan kompetensi komunikasi dakwah santri di lingkungan pesantren modern. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa meskipun santri memiliki dasar pengetahuan agama yang kuat, kemampuan mereka dalam menyampaikan dakwah secara efektif masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kurikulum pesantren dalam meningkatkan kemampuan muhadhoroh santri di SMA Islam Qurani Al-Bahjah Cirebon, yang mencakup proses formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru pembimbing, dan santri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model Miles & Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kurikulum pesantren di SMA Islam Qurani Al-Bahjah dirancang secara integratif dan berorientasi dakwah, dengan muhadhoroh sebagai program inti pembentukan karakter komunikatif santri. Proses implementasi menekankan pembiasaan, keteladanan, dan pembelajaran berbasis pengalaman, sedangkan evaluasi dilakukan secara formatif, sumatif, dan reflektif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen strategi kurikulum pesantren yang sistematis, kolaboratif, dan berlandaskan nilai Qurani efektif dalam meningkatkan kemampuan muhadhoroh santri.