Abstrak
Pelatihan kewirausahaan di Pondok Pesantren As-Salam Geringging Baru Kabupaten Kuantan Singingi disusun sebagai strategi untuk membentuk kemandirian santri di bidang ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual keislaman. Program ini lahir dari kesadaran pimpinan pondok terhadap kebutuhan santri yang sebagian besar berasal dari keluarga sederhana dan memerlukan bekal keterampilan hidup (life skill) setelah menamatkan pendidikan. Melalui pelatihan ini, pesantren berupaya melahirkan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berdaya saing di bidang ekonomi dan mampu menjadi pelaku usaha yang amanah dan mandiri. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan pondok, instruktur, dan santri peserta pelatihan. Analisis dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan dilaksanakan secara terencana, terstruktur, dan berorientasi pembinaan karakter. Perencanaan difokuskan pada pemetaan kebutuhan dan potensi santri. Pengorganisasian dilakukan melalui pembentukan lima divisi utama yang saling berkoordinasi di bawah pimpinan pondok. Pelaksanaan melibatkan lima bidang keterampilan utama: pertanian, kuliner, sablon, digital marketing, dan koperasi santri. Pengawasan dilaksanakan secara menyeluruh melalui sistem log book, evaluasi rutin, dan monitoring digital berbasis data. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pelatihan kewirausahaan di Pondok Pesantren As-Salam Geringging Baru berjalan efektif, adaptif, dan berbasis nilai Islami, sehingga berhasil meningkatkan jiwa kemandirian, disiplin, dan tanggung jawab santri sebagai calon entrepreneur berkarakter.