2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ROKAYAH. NIM. 2017.2.6.1.00868 : “PENGARUH BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN MENURUT PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. BPR NBP 28 CIREBON” Skripsi ini membahas tentang budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi mengandung norma dan nilai-nilai yang mengarahkan perilaku anggota organisasi. budaya organisasi yang kuat merupakan pembentuk kinerja organisasi yang tinggi. Kinerja yang tinggi mampu menciptakan motivasi yang dapat meningkatkan produktifitas dan efektifitas organisasi Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif karena hasil data yang didapat merupakan kumpulan dari pada angka-angka. Menggunakan metode regresi sederhana. Penelitian ini dilakukan terhadap karyawan PT. BPR NBP 28 Cirebon dengan menggunakan 44 sample. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Budaya Organisasi (X) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Adapun pengaruhnya sebesar 85,6% dan sisanya (100% - 85,6% = 14,4% ) dijelaskan atau diprediksi oleh faktor lain. Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan mempunyai nilai yang positif terhadap perusahaan, antara lainnya ialah pelayanan terhadap nasabah lebih diutamakan daripada urusan pribadi sehingga pelayanan yang cepat dan teliti terhadap nasabah membuat nasabah tidak menunggu terlalu lama
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pendekatan saintifik dengan model discovery learning diyakini sebagai titian emas perkembangan dan pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan siswa. Pendekatan saintifik merujuk pada teknik-teknik investigasi atas suatu atau beberapa fenomena atau gejala, memperoleh pengetahuan baru, atau mengkoreksi dan memadukan pengetahuan sebelumnya. Untuk dapat disebut ilmiah, metode pencarian (method of inquiry) harus berbasis pada bukti-bukti dari objek yang didapat dari pengamatan, empiris, dan terukur dengan prinsip-prinsip pengamatan yang spesifik. Semoga naskah ini dapat berguna dan membantu siapa saja yang membaca dan membutuhkan khususnya guru mata pelajaran dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui kegiatan pembelajaran.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SITI ROKAYAH. NIM. 2015.2.4.1.00397 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DALAM WISATA RELIGI KEISLAMAN DI CV.MUTIARA WISATA CIREBON. Skripsi ini membahas mengenai pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dalam wisata religi keislaman di CV.Mutiara Wisata Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan CV.Mutiara Wisata di Cirebon. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelanggan. Penentuan sampel penelitian ini bersifat Nonprobability sampling yang menggunakan teknik sampling incidental. Analisis dengan regresi linier berganda digunakan untuk pengaruh variabel Reability, Responsive dan Empati dihipotesiskan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan studi deskriptif. Setelah dilakukan tinjauan pustaka dan penyusunan hipotesis, data dikumpulkan melalui metode kuisoner terhadap 60 responden pelanggan CV.Mutiara Wisata Cirebon yang diperoleh dengan menggunakan Nonprobability sampling.kemudian dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi : uji validitas dan realibilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda,uji F, serta koefisien determinasi(r square). Dari analisis tersebut diperoleh persamaan regresi : Y = 13,559 + 0,311 X1 + 0,367 X2 + 0,525 X3 Dimana variabel kepuasan pelanggan (Y), Reability (x_1), Responsive (x_2), dan Empati(x_3), penguji hipotesis menggunakan uji F juga diketahui bahwa F hitung > F tabel dan tingkat signifikasi 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ada Pengaruh Reability, Responsive dan Empati secara simultan terhadap Kepuasan Pelanggan”. Angka Adjusted R Square sebesar 0,525 menunjukan bahwa 52,5 persen variabel kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan. Sedangkan sisa sebesar 47,5 persen dijelaskan oleh variabel lain.