ArticleOpen AccessMetadata saja
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Model pembelajaran problem based learning adalah satu dari sekian metode belajar kooperatif yang banyak digunakan pendidik. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui keberpengaruhan model pembelajaran problem based learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong pada mata pelajaran pemasaran online. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa dengan sampel yang memiliki jumlah sama. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan uji kompetensi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar penilaian. Teknik analisis penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa metode pembelajaran problem based learning secara perlahan mampu memberi dampak baik terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong tahun pelajaran 2016/2017.
ArticleOpen AccessPDF tersedia
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Model pembelajaran problem based learning adalah satu dari sekian metode belajar kooperatif yang banyak digunakan pendidik. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui keberpengaruhan model pembelajaran problem based learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong pada mata pelajaran pemasaran online. Populasi yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa dengan sampel yang memiliki jumlah sama. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan uji kompetensi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar penilaian. Teknik analisis penelitian menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa metode pembelajaran problem based learning secara perlahan mampu memberi dampak baik terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas X Pemasaran SMK Bina Bangsa Sedong tahun pelajaran 2016/2017.
ArticleOpen AccessPDF tersedia
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
The scope of this paper is Teaching and Learning Media for early childhood. Electricity has now become a primary requirement. Electricity has great benefits, but can also harm, adults and children - so the author thinks how important the knowledge about electricity in early childhood. This is related to the characteristics of early childhood who have a very high curiosity and have an adventurous spirit that if not in balance with knowledge will harm the child. One of the areas of early childhood development in science learning. In the previous study, it was found that learning sans in early childhood are very important because it can grow the ability to observe, identify similarities and differences, perform simple experiments and communicate them either in writing, oral or appearance In other studies also mentioned that the concept of science can be obtained through play. In this study literature, the authors will make a different study with the above research. The author will examine an understanding of the concept of science about electricity conducted through the development of audiovisual media.
ArticleOpen AccessPDF tersedia
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Abstrak
Kualitas produk, pelayanan, dan profitabilitas perusahaan adalah tiga hal yang terkait erat. Semakin tinggi kualitas, semakin tinggi kepuasan pelanggan yang dihasilkan, yang mendukung harga yang lebih tinggi dan sering kali biaya yang lebih rendah. Studi telah memperlihatkan korelasi yang tinggi antara kualitas produk atau jasa dengan profitabilitas perusahaan. Kondisi persaingan bisnis, kemajuan teknologi, perkembangan ekonomi, dan sejarah masyarakat mendorong terjadinya pengembangan kualitas pelayanan (service quality) yang menekankan pada pentingnya pemenuhan harapan dan kebutuhan nasabah. Terus maningkatnya jumlah anggota BMT Al-Falah Sumber Cirebon, terdapat juga anggota yang tidak loyal walaupun pelayanan yang diberikan BMT Al-Falah Sumber Cirebon itu cukup bagus dan mereka para anggota merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sistem pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Alfalah Sumber Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data kuisioner, dengan analisis regresi berganda yang menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini menunnjukkan bahwa variabel sistem pelayanan berpengaruh positif sebesar 0,081 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,021. Probabilitas (sig) sistem pelayanan sebesar 0,021 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa sistem pelayanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Sedangkan variabel kepuasan berpengaruh positif sebesar 0,240 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,010 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa kepuasan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Dan hasil uji Pengaruh sistem pelayanan dan kepuasan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon sebesar 14,565. Bahwa diperoleh nilai Fhitung sebesar 14,565 dan nilai sig. 0,000. Kemudian perbandingan antara Ftabel dengan Fhitung dengan menggunakan batas signifikan 0,05 dan Ftabel 2,32. Dapat dilihat bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 14,565 > 2,32 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.
ArticleOpen AccessMetadata saja
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Abstrak
Kualitas produk, pelayanan, dan profitabilitas perusahaan adalah tiga hal yang terkait erat. Semakin tinggi kualitas, semakin tinggi kepuasan pelanggan yang dihasilkan, yang mendukung harga yang lebih tinggi dan sering kali biaya yang lebih rendah. Studi telah memperlihatkan korelasi yang tinggi antara kualitas produk atau jasa dengan profitabilitas perusahaan. Kondisi persaingan bisnis, kemajuan teknologi, perkembangan ekonomi, dan sejarah masyarakat mendorong terjadinya pengembangan kualitas pelayanan (service quality) yang menekankan pada pentingnya pemenuhan harapan dan kebutuhan nasabah. Terus maningkatnya jumlah anggota BMT Al-Falah Sumber Cirebon, terdapat juga anggota yang tidak loyal walaupun pelayanan yang diberikan BMT Al-Falah Sumber Cirebon itu cukup bagus dan mereka para anggota merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sistem pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Alfalah Sumber Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data kuisioner, dengan analisis regresi berganda yang menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini menunnjukkan bahwa variabel sistem pelayanan berpengaruh positif sebesar 0,081 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,021. Probabilitas (sig) sistem pelayanan sebesar 0,021 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa sistem pelayanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Sedangkan variabel kepuasan berpengaruh positif sebesar 0,240 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,010 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa kepuasan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Dan hasil uji Pengaruh sistem pelayanan dan kepuasan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon sebesar 14,565. Bahwa diperoleh nilai Fhitung sebesar 14,565 dan nilai sig. 0,000. Kemudian perbandingan antara Ftabel dengan Fhitung dengan menggunakan batas signifikan 0,05 dan Ftabel 2,32. Dapat dilihat bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 14,565 > 2,32 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.
ArticleOpen AccessMetadata saja
2017•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Abstrak
Kualitas produk, pelayanan, dan profitabilitas perusahaan adalah tiga hal yang terkait erat. Semakin tinggi kualitas, semakin tinggi kepuasan pelanggan yang dihasilkan, yang mendukung harga yang lebih tinggi dan sering kali biaya yang lebih rendah. Studi telah memperlihatkan korelasi yang tinggi antara kualitas produk atau jasa dengan profitabilitas perusahaan. Kondisi persaingan bisnis, kemajuan teknologi, perkembangan ekonomi, dan sejarah masyarakat mendorong terjadinya pengembangan kualitas pelayanan (service quality) yang menekankan pada pentingnya pemenuhan harapan dan kebutuhan nasabah. Terus maningkatnya jumlah anggota BMT Al-Falah Sumber Cirebon, terdapat juga anggota yang tidak loyal walaupun pelayanan yang diberikan BMT Al-Falah Sumber Cirebon itu cukup bagus dan mereka para anggota merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sistem pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Alfalah Sumber Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data kuisioner, dengan analisis regresi berganda yang menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini menunnjukkan bahwa variabel sistem pelayanan berpengaruh positif sebesar 0,081 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,021. Probabilitas (sig) sistem pelayanan sebesar 0,021 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa sistem pelayanan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Sedangkan variabel kepuasan berpengaruh positif sebesar 0,240 tetapi dari hasil uji t nilai probabilitas (sig) tidak mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap loyalitas anggota sebesar 0,010 > 0,05 dengan demikian Ho ditolak. Hal ini diinterpretasikan bahwa kepuasan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon. Dan hasil uji Pengaruh sistem pelayanan dan kepuasan terhadap loyalitas anggota pembiayaan di BMT Al-falah Sumber Cirebon sebesar 14,565. Bahwa diperoleh nilai Fhitung sebesar 14,565 dan nilai sig. 0,000. Kemudian perbandingan antara Ftabel dengan Fhitung dengan menggunakan batas signifikan 0,05 dan Ftabel 2,32. Dapat dilihat bahwa Fhitung > Ftabel yaitu 14,565 > 2,32 dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak.