Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Syamsudin

15 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 12024: 42023: 22021: 12020: 12019: 5

AUDITING (PETUNJUK PRAKTIS PEMERIKSAAN AKUNTAN OLEH AKUNTAN PUBLIK)

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dalam "Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik", pembaca akan dibimbing melalui serangkaian proses audit yang komprehensif dan praktis, Buku ini tidak hanya menyoroti perneriksaan aspek aspek tradisional seperti aset tak berwujud, liabilitas jangka pendek dan panjang, serta ekuitas, tetapi juga membahas berbagai konsep modern seperti audit computer, manajemen audit, dan internal audit. Pembahasan yang cermat tentang pemeriksaan laba rugi, termasuk perkiraan dan analisisnya, memberikan pandangan mendalam tentang bagaimana audit dapat membantu dalam evaluasi kesehatan finansial suatu entitas. Melalui penjelasan yang lugas dan contoh kasus yang relevan, pembaca akan diajak untuk memahami pentingnya pemeriksaan subsequent event dan tahap akhir audit. Buku ini juga mengupas audit proses right issue, menyoroti tahapan-tahapannya dengan jelas dan terperinci. Tak hanya fokus pada aspek teknis, buku ini juga memberikan wawasan tentang tanggung jawab setelah audit selesai, serta berbagai jasa lain yang dapat ditawarkan oleh profesi akuntan di luar audit laporan keuangan. Dengan pendekatan yang praktis dan berorientasi pada kebutuhan profesi akuntan publik, "Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik" menjadi panduan yang tak ternilai bagi praktisi audit yang ingin meningkatkan kualitas dan efektivitas pekerjaan mereka. Sinopsis ini mencerminkan karakter buku yang informatif, praktis, dan relevan, serta menekankan kegunaannya bagi pembaca yang ingin mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang praktik audit yang modern dan efektif.

Fiqih

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Koperasi syariah

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

On cooperative societies from Islamic perspective.

Orientasi Pendidikan Agama Islam Society 5.0 Telaah Kitab Ayyuhal Al-Walad Karya Imam Al-Ghazali

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dunia pendidikan dalam keadaan serius. Tidak hanya serius dalam melaksanakan pelayanan dengan kualitas terbaik namun juga pendidikan memerlukan pemikiran dan upaya yang seirus terkait keberlangsungan pendidikan itu sendiri terutama masa pandemi ataupun disebut masa adaptasi kebiasaan baru saat ini membuat kompleksitas problem pendidikan semakin lengkap. Pada modern sekarang yakni era revolusi industri 4.0 masyarakat kita telah bersahabat dengan teknologi, hal ini tampak pada pemanfaatan yang mulai merata di kalangan masyarakat terkait dunia digital dalam bidang ekonomi hingga praktik pendidikannya. Akan tetapi pada tahun 2019 lalu kita dikejutkan dengan peresmian society 5.0 yang diinisiasi oleh Jepang, sebagai solusi revolusi industri 4 yang dikhawatirkan akan meniadakan peran manusia dalam dunia pendidikan khususnya karena semua aktivitas pelayanan pendidikan dilakukan oleh robot dan sebaliknya masyarakat 5.0 merupakan masyarakat yang dapat memberikan solusi penyelesaikan setiap problem dan tantangan sosial dengan memanfaatkan hasil inovasi yang terlahir pada masa revolusi industri 4.0 yaitu diantaranya internet (internet on things), data dengan jumlah besar (big data), kecerdasan buatan (artificial intelligence), serta robot guna menaikkan kualitas kehidupan manusia. Ini artinya, komponen utama yang dimanfaatkan masyarakat 4.0 adalah lebih kepada kecerdasan buatan untuk menyelesaikan problemnya, kemudian pada 5.0 ini masyarakat beralih menjadi masyarakat yang berprinsip tetap menggunakan teknologi sebagai alat, sedangkan pelaku utamanya adalah manusia. Sehingga yang semula hanya menjadikan internet sebagai sarana berbagi informasi lalu menjadikan internet sebagai perantara menjalani kehidupan. Adapun posisi buku ini yaitu memberikan orientasi untuk menentukan sikap dan peran Pendidikan Agama Islam dalam pembekalan hidup dalam bermasyarakat era 5.0 dengan berpedomankan kitab Ayyuhal Al-Walad karya Imam Al-Ghazali. Sedangkan cakupan buku ini pada bagian Pertama, menjelaskan, Orientasi Pendidikan Agama Islam Society 5.0 Kedua, Ilmu dan Amal Pegangan Utama Masyarakat 5.0, Ketiga, Sholat sebagai Kendaraan Tercanggih Masyarakat 5.0, Keempat, Macam-macam Perilaku Masyarakat 5.0, Kelima, Pendidikan dalam Masyarakat 5.0, Keenam, Obat Hati Masyarakat 5.0, Ketujuh, Perilaku Yang Harus Dihindari Masyarakat 5.0 , dan Kedelapan, Kunci Sukses Masyarakat 5.0.

Mahir Menulis Legal Memorandum

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini diberi judul Mahir Menulis Legal Memorandum. Sesuai dengan judulnya, buku ini isinya menjabarkan secara detail langkah-langkah operasional penulisan Legal Memorandum(LM) dari awal sampai akhir, yaitu dari sejak memaparkan kasus hukum sampai pada penyusunan opini hukumnya (legal opinión). Oleh karena itu, isi buku ini lebih bersifat memberikan petunjuk praktis bagi para mahasiswa hukum yang akan menulis LM untuk penyusunan Tugas Akhir (TA) di Fakultas Hukum pada umumnya. Seperti telah diketahui bersama bahwa penyusunan TA di Fakultas Hukum untuk Program Studi Strata Satu (S-1) dapat dipilih bentuk Skripsi atau Legal Memorandum (LM) atau Studi Kasus Hukum (SKH). Sebagaimana yang sering saya amati, pada umumnya para mahasiswa hukum Prodi S-1 sering mengalami kebingungan ketika harus mengerjakan tugas penulisan hukum (legal writing), terutama LM. Bingung, apa yang akan ditulis, langkahlangkah apa yang harus dilakukan, dari mana harus memulai, apa yang harus dikerjakan dan tentunya juga kebingungan- kebingunan lainya. Di sinilah arti penting buku ini dihadirkan di tengah-tengah para mahasiswa hukum khususnya agar kebingunan-kebingunan itu tidak terjadi terus-menerus dan segera mendapatkan gagasan atau ide untuk menyusun TA dalam bentuk LM. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ABUDDIN NATA.

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Konsep Pendidikan Islam Perspektif Abuddin Nata” ini ditulis oleh Syamsudin Kadir NIM 20141701973 dibawah bimbingan Dr. H. Endang Saputra, M.Pd. dan Dr. Iffan Ahmad Ghufron, M.Phil. Skripsi ini mendeskripsikan mengenai konsep pendidikan Islam perspektif Abuddin Nata perihal pengertian, tujuan dan landasan dasar pendidikan Islam kaitannya dalam mengembangkan kembali pendidikan Islam khususnya di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengidentifikasi mengenai pemikiran seorang tokoh bernama Abuddin Nata tentang suatu konsep pendidikan dalam hal ini pendidikan Islam mencakup pengertian, tujuan dan landasan dasar pendidikan Islam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan pemikiran tokoh melalui kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan mencari data-data dari berbagai buku referensi dan referensi lain yang diakui secara akademik yang membahas mengenai pendidikan Islam dan pemikiran Abuddin Nata khususnya di bidang pendidikan Islam. Pada hasil penelitian yang dapat diperoleh oleh penulis, terdapat beberapa konsep Abuddin Nata tentang pendidikan Islam. Dari konsep-konsep tersebut dapat disimpulkan bahwa secara garis besar konsep pendidikan Islam Abuddin Nata yaitu pendidikan Islam memiliki makna sekaligus pengertian tersendiri sesuai dengan ajaran Islam, dengan tujuan dan landasan dasarnya yang khas dan bersumber pada al-Qur’an, sunnah dan ijtihad. Menurut Abuddin Nata, dasar pendidikan terdiri atas dasar keagamaan, kemudian dasar filsafat dan ilmu pengetahuan. Dasar keagamaan bersumber dari al-Qur’an, al-Hadits dan Ijtihad; dasar filsafat bersumber dari pemikiran filsafat; dan sumber ilmu pengetahuan berasal dari hasil penelitian terhadap fenomena alam dan fenomena sosial. Dasar keagamaan sendiri berfungsi memberikan nilai keimanan dan akhlak bagi kegiatan pendidikan. Dasar filsafat memberi dasar dalam perumusan visi, misi, tujuan, dan berbagai aspek lainnya tentang pendidikan. Adapun dasar ilmu pengetahuan memberikan masukan bagi penyusunan berbagai komponen pendidikan. Dasar ilmu pengetahuan terdiri dari ilmu psikologi, ilmu sosial, ilmu budaya, ilmu ekonomi, ilmu politik dan ilmu administrasi. Dengan begitu, menurut Abuddin Nata, pendidikan Islam tidak boleh jumud atau kaku dalam menghadapi tantangan zaman, sebab pendidikan Islam mesti dinamis dan fleksibel dengan tetap berlandas kepada sumber ajaran Islam, sehingga semakin mampu menghadapi tantangan zaman dan kemajuan dunia yang semakin kompetitif; bahkan mampu menghadirkan peradaban umat manusia yang semakin bermartabat dan beradab.